
Pengeluaran Wisman di Sulsel Rp55 Miliar

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sulawesi Selatan tahun 2009 menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi ini sebanyak 37.000 orang dengan pengeluaran seluruhnya mencapai Rp55,5 miliar lebih.
Setiap wisman membelanjakan uangnya rata-rata Rp1,5 juta (150 dolar AS), kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, HM. Suaib Mallombassi di Makassar, Jumat.
"Meski kondisi dunia masih mengalami krisis ekonomi global, lanjutnya, namun belanja wisman tahun ini mengalami kenaikan sekitar 15 persen dari pengeluaran tahun 2008 mencapai Rp39,019 miliar untuk 31.215 orang turis dari mancanegara atau tiap wisman mengeluarkan 125 dolar AS (kurang lebih Rp1,25 juta).
Target kunjungan selama tahun 2009 optimistis akan dicapai karena banyaknya kegiatan pariewisata untuk wisatawan nusantara maupun mancanegara yang akan digelar.
Kegiatan itu diharapkan manjadi salah satu daya tarik bagi peningkatan arus kun jungan wisatawan mancanegara ke Sulsel.
Dari 10 kegiatan bertaraf internasional yang akan diselenggarakan tahun ini, ungkapnya, "Takabonerate Island Expedition" yang digelar di kabupaten Kepulauan Selayar Oktober dan "Lovely Destination in Tanatoraja" Desember 2009 menjadi tujuan utama kunjungan wisman ke daerah ini.
Expedisi Takabonerate, taman laut terindah ketiga di dunia yang dimiliki Sulsel dan pesta budaya "Rambu Solo" (pemakaman jenasah bangsawan secara adat) dan "Rambu Tuka" (pesta syukuran naik rumah dan lainnya) di kabupaten Tanatoraja, sekitar 325 kilometer timur laut Makassar, setiap tahun banyak dikunjungi wisman terutama dari Eropa.
Belum lagi kegiatan tradisional lainnya seperti festival Danau Tempe di Kabupaten Wajo, Maudu Lompoa di Cikoang Takalar, festival Losari Makassar dan lomba perahu tradisional "Sandeg race" dari Kabupaten Majene (Sulbar) dan finish di Pantai Losari Makassar (Sulsel), juga merupakan obyek wisata menarik dikunjungi wisman maupun wisatawan nusantara (wisnu).
Apalagi, kata Suaib, Sulsel yang memiliki 10 destinasi unggulan dengan segala potensi produk dan pasar, tahun ini mencanangkan "Visit South Sulawesi Colour" (VSSC), sekaligus sebagai upaya memberi penguatan terhadap program nasional yakni "Visit Indonesia Years".
Implementasi VSSC diupayakan melalui penguatan dua "cluster destinasi" masing-masing cluster Toraja - Makassar sebagai inkubator bagi cluster lainnya termasuk Takabonerate kabupaten kepulauan Selayar yang hanya bisa dikunjungi dengan menggunakan transportasi laut (kapal fery atau speed boat).
Mengenai lama tinggal wisman di daerah tujuan wisata (DWT), termasuk di Makassar, lanjutnya, tahun ini ditargetkan lima hari dari sebelumnya 4,5 hari setiap wisman dengan rata-rata pengeluaran Rp1,2 juta lebih.
(T.PK-HK/F003)
