Logo Header Antaranews Makassar

KONI Tanggapi Dingin Kekosongan Manajer Tim PON

Senin, 9 April 2012 22:35 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan tidak terganggu masih banyaknya cabang olahraga yang belum memiliki manajer tim menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.

Wakil Ketua III KONI Sulsel Andi Marzuki Wadeng di Makassar, Senin, mengatakan, pihaknya siap mengambil alih posisi manajer tim jika hingga pelaksanaan PON ternyata tidak ada yang bersedia.

"Kita memang meminta pengurus cabang untuk mencari manajer tim agar kebutuhan yang diperlukan bisa dipenuhi. Namun jika pada akhirnya tidak ada yang bersedia maka kita siap mengambil alih," ujarnya.

Permintaan untuk menjadi manajer tim PON Sulsel, kata Marzuki, telah dilakukan sejak awal Januari 2012. Namun beberapa cabang olahraga, termasuk panjat tebing yang pada dasarnya masuk prioritas hingga kini masih belum mendapatkan manajer tim atau bapak angkat.

Sementara, lanjut dia, seluruh cabang olahraga yang telah memastikan tampil di PON 2012 akan segera menjalankan pemusatan latihan, baik di Makassar ataupun luar Sulsel.

"Berhubung dana PON belum seluruhnya turun sehingga kita harapkan ada pihak yang bisa membantu pembiayaan. Namun jika ternyata tidak ada juga, bukan sesuatu yang mengkhawatirkan," katanya.

Ketua Harian Pelti Sulsel itu menjelaskan jika beberapa cabang olahraga yang jumlah atletnya minim tidak perlu didampingi manajer tim. Alasannya karena biaya yang dibutuhkan lebih ringan.

Cabang olahraga yang meloloskan sedikit atlet PON diantaranya wushu, paralayang, gulat, tarung derajat, hingga voli pantai.

"Kita telah bertekad minimal mempertahankan prestasi PON 2008 dengan menduduki peringkat enam. Intinya kita akan berupaya sebaik mungkin agar target kita bisa terwujud," ujarnya. (T.KR-DF/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026