
Ketua DPRD Bantah Golkar Sulbar Pecah
Rabu, 9 Mei 2012 05:13 WIB

"Tidak benar Golkar Sulbar sudah mengalami perpecahan, Golkar masih tetap solid di Sulbar," kata Hamzah Hapati Hasan di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, penilaian Ketua Harian DPD I Partai Golkar, Suhardi Duka MM, yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Mamuju, bahwa Golkar Sulbar mengalami perpecahan sehingga kondisi tersebut menjadi pemicu keluarnya kader terbaik Golkar itu dari Partai Golkar Sulbar, adalah keliru.
"Suhardi juga keliru kalau menganggap Golkar Sulbar mengalami perpecahan, Golkar masih tetap solid dan tidak ada faksi diinternal Golkar Sulbar seperti penilaiannya," katanya.
Menurut dia, tidak ada faksi yang dikomandoi Ketua DPD I Partai Golkar, Anwar Adnna Saleh sebagai Gubernur Sulbar, maupun faksi milik Ketua Harian DPD I Partai Golkar, Suhardi Duka, dan dirinya sendiri sebagai Sekre taris Golkar diinternal Golkar Sulbar.
"Tidak ada itu, justru kita semua selalu solid dalam melakukan konsolidasi dan mengambil kebijakan partai," katanya.
Oleh karena itu ia sangat menyayangkan keputusan Suhardi Duka yang keluar dari Golkar dengan alasan perpecahan di tubuh partai Golkar dan menganggap penilaian itu keliru.
"Saya sangat kaget dengan mundurnya Suhardi Duka dari Golkar, karena tidak ada perpecahan di Golkar seperti alasannya sehingga mundur, apalagi kemunduran Suhardi Duka tidak pernah dikoordinasikan dengan pengurus Golkar Sulbar, tetapi dilakukan secara mengejutkan," katanya.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
