Logo Header Antaranews Makassar

BNPT ajak pemuda ciptakan konten kreatif untuk cegah paham radikalisme

Jumat, 27 Mei 2022 20:01 WIB
Image Print
Bupati Maros, Chaidir Syam (tengah) Kepala Seksi Pengamanan Objek Vital BNPT, AKBP Zulkifli (empat kiri) Ketua FKPT Sulsel, KH Muammar Muhammad Bakry (lima kanan) bersama jajarannya berfoto bersama disela workshop konten kreatif digelar Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) di ruang pola kantor Bupati Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (27/5/2022). ANTARA/HO/Dokumentasi FKPT Sulsel. 

Makassar (ANTARA) - Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) mengajak generasi muda untuk berkreasi dengan membuat konten kreatif di media sosial dan mengabaikan segala bentuk narasi dan pemahaman yang bertentangan dengan ideologi Pancasila demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak pemuda dan pelajar untuk membuat konten kreatif tentang Indonesia bertema 'Ekspresi Anak Muda Indonesia' dengan cara 'mengunggah' melalui media sosial masing-masing," kata Kepala Seksi Perlindungan Benda Vital BNPT, AKBP Zulkifli di Maros, Sulawesi Selatan, Jumat.

Dalam lokakarya konten kreatif di ruang pola kantor bupati setempat, ia mengatakan terorisme merupakan kejahatan luar biasa yang penyebaran radikalisme dilakukan oleh orang-orang yang paham radikal melalui media sosial.

Ia berharap anak muda di era teknologi digital seperti sekarang ini dengan informasi yang begitu cepat mampu menyebarkan narasi perdamaian kepada masyarakat melalui konten kreatifnya di media sosial.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para pemuda dan pelajar tergerak untuk bersama-sama menjaga perdamaian negara yang kita cintai ini dengan menolak segala bentuk narasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan NKRI,” dia berkata.

Kegiatan yang diadakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Selatan bertemakan 'Ekspresi Indonesia Muda' yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan pemuda dalam pencegahan radikalisme dan terorisme yang dituangkan ke dalam konten kreatif melalui media sosial dan dilombakan di level nasional.

Ketua FKPT Sulsel, KH Muammar Muhammad Bakry dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemuda harus aktif mengisi media sosial dengan konten yang bermanfaat agar tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Pemuda harus aktif membuat konten yang bermanfaat di masyarakat. Memberikan edukasi yang baik dan menyampaikan pemahaman wasathiyah agar media sosial tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Hamran, Bupati Maros HAS Chaidir Syam, sinematografer muda serta Direktur Ratrika Bhre Aditya, perwakilan staf BNPT dan FKPT Sulsel, pejabat pemerintah daerah, pelajar dan mahasiswa.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026