Logo Header Antaranews Makassar

71.357 ORANG DI SULTENG BUTA AKSARA

Jumat, 14 November 2008 04:26 WIB
Image Print

Bungku, Sulteng, 14/11 (ANTARA)- Sebanyak 71.457 orang warga berusia 15 tahun ke atas yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah (Sulteng) ternyata masih buta aksara sampai sekarang.

"Hal itu disebabkan tingginya angka putus sekolah, rendahnya pemahaman orang tua serta kondisi geografis yang sulit di provinsi ini," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Sulteng, Abubakar Almahdali, usai peringatan Hari Aksara Internasional ke-43 di Bungku, Kabupaten Morowali, sekitar 600 km Selatan Kota Palu, Kamis (13/11).

Dari 71.357 orang penyandang buta aksara tersebut, sesuai data Dikjar Sulsel 2007, Kabupaten Donggala menjadi daerah tertinggi angka buta aksaranya, yakni mencapai 19.509 orang, sedangkan yang terkecil adalah Kabupaten Buol sebanyak 529 orang.

Meski angka buta aksara mencapai 71.357 orang, kata Almahdali, jumlah tersebut sudah menurun dibanding tahun 2004 sebanyak 99.335 orang.

Ia mengatakan, pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp31 miliar dari APBD dan dana dekonsentrasi untuk membangun fasilitas pendidikan serta peningkatan mutu tenaga pengajar.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Bandjela Paliudju dalam sambutannya mengatakan, sesuai Inpers No.5 Tahun 2006 tentang Wajib Belajar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara, pihaknya akan mengurangi angka buta aksara sebesar lima persen setiap tahunnya.

"Jika hal itu terus dilakukan maka Sulteng akan bebas buta aksara," katanya.

***3***
(T.K-RM/B/R007)
(T.BK03/C/H009/H009) 14-11-2008 08:48:27