
DPR-RI Apresiasi Dukungan Masyarakat Mateng

Mamuju (ANTARA News) - Komisi II DPR-RI mengapresiasi dukungan masyarakat Mamuju Tengah yang menuntut daerahnya dimekarkan dari Kabupaten induknya yakni Kabupaten Mamuju.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat Mateng yang ingin daerahnya dimekarkan, saat kami berkunjung ke sana,"kata ketua rombongan komisi II DPR-RI yang mengunjungi Mateng, Ignatius Mulyono, saat berada di Mamuju, Sabtu.
Komisi II DPR-RI berkunjung ke Mateng didampingi Wakil Gubernur Sulbar, Aladin S Mengga dan Bupati Kabupaten Mamuju Suhardi Duka, dalam kunjungan mereka disambut masyarakat Mateng.
Mulyono mengatakan, dukungan masyarakat Mateng agar wilayahnya dimekarkan sangat besar sehingga itu akan menjadi bahan evaluasi untuk memekarkan Mateng dari Kabupaten induknya.
"Kami sangat merasakan dukungan seluruh lapisan masyarakat, baik itu tokoh agama, tokoh adat tokoh pemuda dan lainnya, kami rasakan ada tuntutan yang begitu besar dan itu akan menjadi catatan kami mengenai kesiapan Mateng untuk dimekarkan,"katanya.
Menurut dia, komisi II DPR-RI berkunjung ke Mateng guna melihat lansung kesiapan fisik dan wilayah daerah itu untuk dimekarkan, dan hasilnya cukup luar biasa kesiapan daerah itu untuk mekar.
"Persiapan Mateng sudah bagus sekali dan luar biasa daerah itu kaya akan sumber daya alam seperti sawit dan kakao untuk modal untuk membangun daerahnya, tinggal bagaimana menunggu proses perjuangan Mateng selanjutnya yang butuh persetujuan pemerintah ditingkat pusat,"katanya.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat setelah komisi II DPR-RI berkunjung ke Mateng akan segera melakukan pertemuan dengan Mentri Dalam Negeri untuk membahas pemekaran Mateng karena hasilnya sudah sangat ditunggu Presiden.
"DPR-RI akan bersama Mendagri membahas pemekeran dan itu sudah ditunggu Presiden yang akan menyepakati pemekaran Mateng, DPR-RI berjanji akan tetap mendukung dan memperjuangkan Mateng ditingkat pusat,"katanya.
Ia mengaku sangat optimis ketika Mateng mekar dapat mensejahterakan masyarakatnya dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki seperti kakao dan sawit untuk dikembangkan sehingga akan mendukung pemekaran daerah itu. (T.KR-MFH/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
