
PLN Diminta Prioritas Listrik Pulau Terluar

"Kami meminta PLN agar memprioritaskan pengadaan listrik di pulau padat penduduk dan pulau terluar di Sulsel," kata anggota DPRD Sulsel Adnan Puritcha di Makassar, Rabu.
"Program itu kan sudah lama, tetapi tidak diperhatikan pemerintah. Banyak pulau tidak terakomodir, mereka berharap agar PLN mendistribusikan listrik salah satunya pengadaan Genset yang dibiayai melalui Corporate Social Responsibility (CSR)," ujarnya.
Mengenai keterbatasan daya listrik untuk Kota Makassar, kata dia, berdasar data pihak PLN Sulselrabar, jatah cadangan listrik masih tersisa 97 Megawatt (MW) dari total lebih dari 700 MW.
"Menurut pihak PLN masih tersisa 97 MW tetapi masih saja krisis listrik dengan pemadaman bergilir. Sementara beban puncak berada pada posisi 680 MW dari 700 MW lebih yang digunakan saat ini," paparnya.
Sebelumnya, Direktur Konstruksi PT PLN (Persero) Nasri Sebayang, menyatakan, PLN Wilayah Sulselrabar akan memiliki tambahan stok daya kurang lebih 500 Megawatt.
"Sulsel mendapat daya sekitar 500 megawatt untuk energi baru. PLN saat ini tengah mengenjot pembangunan PLTU secara bertahap di wilayah Sulawesi dan diperkirakan rampung sampai akhir tahun," katanya.
Humas PLN Wilayah Sulselrabar, M Yamin Lole menambahkan, masuknya PLTU Jeneponto menambah stok daya mencapai 720 MW dengan beban puncak saat ini secara keseluruhan mencapai 680 MW. (T.KR-DF/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
