
Robohnya Bendungan Pedanda Minta Diusut

Mamuju (ANTARA News) - Robohnya bendungan di Desa Pedanda, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, minta diusut aparat penegak hukum.
Kepala Desa Pedanda, Riyono Patminoto di Mamuju, Minggu, mengatakan, aparat hukum mesti mengusut proyek bendungan senilai Rp24,6 miliar untuk sarana pengairan sawah di Desa Pedanda Sulbar.
Karena, lanjutnya, bendungan yang dibangun belum setahun itu telah roboh, dan diduga kontraktornya tidak membangun dengan kuat.
"Diduga ada kerugian anggaran negara yang timbul dalam pelaksanaan pembangunannya sehingga bendungan itu ambruk setelah dibangun," ucapnya.
Anggota DPRD Mamuju Utara (Matra), Aksan Yambu, juga telah mempertanyakan kualitas pekerjaan bendungan Pedanda itu, karena telah dibangun belum genap berusia setahun namun telah ambruk.
"Kami mempertanyakan kualitas pekerjaan bendungan 'Pedanda' yang dianggarkan dengan dana begitu besar melalui dana Adhoc APBN tahun 2012, karena begitu cepat roboh di usianya yang belum cukup setahun," ujarnya.
Ia mengatakan, robohnya bendungan di Desa Pedanda tersebut menjadikan negara mengalami kerugian cukup besar, karena bendungan yang dibangun belum dinikmati hasilnya oleh masyarakat.
"Kami menduga kontraktor pelaksana proyek itu tidak membangun bendungan itu dengan kuat, sehingga hasilnya mudah roboh dihantam arus sungai," ungkapnya.
Pihaknya malah menduga, kontraktor hanya mencari untung dari pekerjaannya, tanpa mau memperhatikan kualitas pekerjaannya.
Oleh karena itu, ia juga mendesak aparat penegak hukum mesti melakukan penyelidikan terkait ambruknya bendungan 'Pedanda', karena akibat masalah ini, negara berpotensi alami kerugian anggaran pembangunan.
"Mesti diusut ambruknya bendungan itu. Karena masyarakat yang ingin memanfaatkan bendungan ini jangan terus dirugikan," ujar Aksan Yambu. (T.KR-MFH/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
