Logo Header Antaranews Makassar

Sekda Mamasa Berniat Maju ke Pilkada

Jumat, 29 Juni 2012 07:07 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Benhard Bunthu Tiboyong, mengakui berniat maju ke pemilihan bupati dan wakil bupati (pilkada) 2013 di daerah tersebut.

"Memang benar saya berniat maju ke Pilkada Mamasa. Karena itu, saya intens membangun komunikasi politik dengan Pak Muh Amin Saleh yang disebut-sebut sebagai calon bupati yang akan diusung Partai Golkar," kata Benhard saat berada di Mamuju, Kamis.

Sekda Mamasa yang telah menjabat tiga periode ini mengatakan dirinya membangun komunikasi dengan Amin untuk membahas rencana pencalonannya di posisi wakil bupati Mamasa.

"Posisi calon wakil bupati Mamasa perhitungan yang realistis. Ini saya lakukan karena besarnya harapan masyarakat Mamasa agar saya maju dalam pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2013-2018," kata dia.

Ia mengatakan, Amin yang juga adik kandung Anwar Adnan Saleh (Gubernur Sulbar) memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang di Pilkada Mamasa.

"Tidak bisa dimungkiri sosok putra terbaik Sulbar Anwar Adnan Saleh, akan mampu meningkatkan popularitas Amin Saleh di Mamasa. Makanya, saya cenderung membangun komunikasi dengan Pak Amin menuju pilkada Mamasa," jelasnya.

Terpisah, anggota DPRD Sulbar, Amin Saleh, mengakui, jika dirinya banyak berkomunikasi dengan pak Sekda Mamasa, Benhard Bunthu Tiboyong.

"Komunikasi yang kami lakukan memang membahas tentang Pilkada Mamasa. Namun begitu, saya blum bisa terlalu jauh berargumentasi sebelum partai Golkar menetapkan vigur cabup yang akan diusung di Pilkada Mamasa,"ungkap Amin,
Amin yang juga peraih suara terbanyak daerah pemilihan Mamasa pada Pemilu Legislatif 2009, mengatakan, ada tiga kader partai Golkar yang akan masuk dalam survei kandidat cabup, masing-masing Ketua DPD Golkar Mamasa, Muhammadiyah Mansyur, Ketua Badan Kehormatan Partai Golkar Mamasa, Ramlan Badawi yang juga Bupati Mamasa dan dirinya.

"Survei Partai Golkar akan dilakukan dalam tiga tahap dan tahap pertama akan mulai sekitar medio awal Agustus. Jika hasil survei menunjukkan saya meningkat dari figur lain maka tentu saya akan maju," katanya.

Ia menyampaikan, siapa pun figur yang hasil surveinya tinggi, maka kader Partai Golkar wajib memberikan dukungannya di Pilkada Mamasa.

"Ini sudah kesepakatan yang nantinya tertuang dalam nota perjanjian yang dilakukan Partai Golkar. Jika hasil survei menyatakan dukungan untuk saya kurang, maka saya akan membatal bertarung di Pilkada Mamasa dan memberikan kesempatan kepada kader yang memiliki peluang menang," pungkas Amin. (T.KR-ACO/A013)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026