
Jelang Kampanye, Perang Dingin Dilancarkan Tim Sukses

Makassar (ANTARA Sulsel) - Jelang pelaksanaan kampanye calon presiden dan wakilnya, sejumlah tim sukses mulai melancarkan "perang dingin" yang bisa saja memicu konflik antarpendukung pasangan calon.
Kapolwiltabes Makassar Kombes Pol Burhanuddin Andi, di Makassar, Kamis mengatakan, perang dingin yang dilontarkan oleh sejumlah tim sukses pasangan capres bisa saja menyulut perselesihan.
Karena itu, Burhanuddin meminta kepada sejumlah tim sukses agar hal itu bisa ditekan, sehingga tidak menyulut potensi konflik bagi masyarakat yang awam dalam berpolitik.
Namun demikian, berdasarkan laporan dari intelijen yang ada di lapangan, sejauh ini belum menemukan adanya potensi-potensi konflik ataupun upaya mobilisasi massa secara berlebihan, termasuk di Makassar, ujarnya.
Dikatakan, beberapa titik yang menjadi fokus pengawasan Polwiltabes Makassar, termasuk posko-posko tim sukses, sudah diawasi dengan ketat. Pengawasan dilakukan selama 24 jam.
"Ini langkah antisipasi yang harus ditempuh agar tidak memicu potensi konflik yang bisa mengacaukan keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.
Menurutnya, perang "statement" dari para tim sukses masih dalam batas normal dan belum bisa dianggap sebagai pemicu konflik.
Meski begitu, mantan Kapolwiltabes Parepare itu tetap mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing dengan kondisi-kondisi yang bisa berubah sewaktu-waktu, terlebih kini semakin mendekati hari pelaksanaan.
Karena itu, ia mengajak tim-tim sukses para pasangan capres untuk tetap menjaga etika berpolitik. Mengedepankan budaya sipakatau (saling mengingatkan) dan sipakalebbi (saling menghargai) agar pesta demokrasi ini bisa berjalan damai, khususnya di Makassar dan Sulsel.
(T.PK-MH/P004)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
