
Distamben Majene Distribusi BBM Aman Hingga Lebaran

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjamin pasokan BBM jenis premium dan solar aman selama bulan puasa hingga lebaran dengan catatan tidak ada kendala berarti seperti bencana alam.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak, yaitu penyuplai BBM ke wilayah Majene dan penyalur yakni SPBU untuk menjamin distribusi tetap aman hingga lebaran," kata Kepala Distamben Majene Ahmad Rafli Nur di Majene, Selasa.
Dari hasil koordinasi tersebut, dia mengaku pasokan dan distribusi BBM tetap aman hingga lebaran dengan catatan tidak terjadi bencana alam seperti ambruknya jembatan penghubung Sulbar dan Sulawesi Selatan di Kabupaten Pinrang beberapa waktu lalu yang mengakibatkan pasokan BBM terhambat selama beberapa hari.
Distamben tetap mengimbau seluruh pengelola SPBU mengontrol distribusi BBM sehingga tidak mengalami kelangkaan, karena jatah yang diterima dianggap telah sesuai dengan kebutuhan yang ditetapkan pemerintah.
"Kami tetap akan melakukan pentauan setiap hari pada seluruh SPBU di Majene, dalam kurun waktu tertentu sesuai pengalaman tahun sebelumnya, sering terjadi kelangkaan BBM dan berdampak pada kenaikan harga," kata Rafli.
Secara umum, kata dia, Sulbar mendapatkan jatah BBM jenis premium sebanyak 78.545 kiloliter dalam satu tahun dan solar 41.219 kiloliter.
Khusus untuk Majene, lanjut Rafli, jatah BBM jenis premium dalam satu tahun sebanyak 13.152 kiloliter, dan solar 5.616 kiloliter, yang dibagi secara merata kepada tiga SPBU di daerah itu.
"Jatah BBM Majene sesuai kuota umum yang diatur oleh BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi) melalui surat keputusan Nomor 001/PSO/BPH MIGAS/KOM/2012," katanya.
Khusus untuk pasokan BBM di Majene, kata dia, didatangkan dari Depot PT Pertamina Kota Parepare, Sulsel. BBM dipasok setiap hari sesuai kuota masing-masing SPBU yang telah diatur Pemkab Majene melalui Distamben serta BPH Migas. (T.KR-AHN/E005)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
