
Getaran Gempa Parigi Dirasakan di Mamuju

Mamuju (ANTARA News) - Getaran gempa di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan kekuatan 6.2 skala Richter dirasakan warga di Kota Mamuju, ibukota Provinsi Sulawesi Barat, meski jaraknya sekitar 400 kilometer.
"Getaran gempa dirasakan sangat kuat sekali sehingga masyarakat di sejumlah Kecamatan Mamuju sempat panik," kata Awal, warga Kecamatan Korossa Kabupaten Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan, rumahnya yang merupakan rumah panggung dan terbuat dari kayu sempat bergoyang saat gempa terjadi membuat seluruh keluarganya sempat panik.
"Anak saya yang berumur satu bulan terpaksa saya larikan ke jalan raya karena begitu kuatnya gempa menggoyang rumah kami, seluruh keluarga kami juga panik dan berlarian ke jalan raya," katanya.
Menurut dia, kepanikan saat gempa dialami seluruh warga Kecamatan Korossa yang merupakan Kecamatan paling dekat dengan Provinsi Sulteng berada diujung utara Kabupaten Mamuju.
Hal senada dikatakan Sukri warga di Kota Mamuju. Ia mengatakan, gempa terjadi saat hujan gerimis melanda kota Mamuju yang masyarakatnya akan mempersiapkan diri untuk merayakan Lebaran.
"Seluruh isi rumah kami bergoyang, namun kepanikan masyarakat di Kota Mamuju tidak seperti masyarakat yang ada di Kecamatan luar Kota Mamuju yang paling dekat dengan lokasi gempa di Provinsi Sulteng," katanya.
Menurut dia, meski dirasakan getarannya di Kota Mamuju, gempa yang berpusat di Kota Palu tidak mengganggu aktivitas warga, di sejumlah lokasi Kota Mamuju, warga nampak tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya dan berlansung normal.
Arus lalu lintas di ruas jalan di Kota Mamuju masih tetap lancar seperti biasa, begitu juga dengan pasar dan pusat pertokoan masih tampak lancar oleh aktivitas warga meski getaran gempa Palu terjadi.
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat, gempa berkekuatan 6,2 SR itu berlokasi di 1,21 Lintang Selatan dan 120,08 Bujur Timur atau 27 km Barat Daya Kabupaten Parigi Moutong.
Gempa sendiri terjadi di kedalaman 10 km dan tidak menyebabkan tsunami.
Sulawesi Tengah adalah wilayah yang dilalui sesar Palu Koro yang membentang sepanjang 800 kilometer.
Sesar yang berujung di Selat Makassar itu dikenal aktif sehingga menyebabkan gempa di wilayah yang dilaluinya.
(T.KR-MFH/A023)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
