Logo Header Antaranews Makassar

31 Sekolah di Makassar tidak Punya Kepsek

Selasa, 4 September 2012 19:10 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Sedikitnya 31 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sederajat dan satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Makassar, Sulawesi Selatan, belum memiliki kepala sekolah (kepsek) definitif.

"Berdasarkan data, ada 30 SDN dan satu SMAN yang belum memiliki Kepsek atau masih kosong dan diisi hanya pelaksana tugas (plt)," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin, Selasa.

Ia menyebutkan, empat kepala sekolah SDN dan satu Kepsek SMAN 12 diketahui telah meninggal dunia. Ada pula kepsek seperti SDN Gunung Sari harus diganti disebabkan melanjutkan pendidikan doktor.

Saat ditanyai siapa saja kepsek tersebut, kata dia, belum mengetahui secara pasti karena masih dalam pendataan termasuk kepsek yang meninggal dunia itu.

"Kami masih sementara mendata, yang jelas ada 31 jabatan kepsek yang lowong," katanya.

Selain karena meninggal dunia, beberapa Kepsek SDN telah memasuki masa pensiun sepanjang 2011 hingga 2012, sehingga harus dicarikan penggantinya. Pemkot Makassar merencanakan 31 sekolah tersebut akan memiliki kepsek definitif paling lambat November 2012.

"Telah dilakukan inventarisasi semua jabatan Kepsek yang lowong. Secara keseluruhan ada 31 sekolah, tentunya hal ini mempengaruhi dan akan segera dikirim ke Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) guna dipertimbangkan serta disetujui penggantinya," ungkapnya.

Selain itu, Disdik Makassar akan mengirimkan rekomendasi beberapa sekolah agar segera dilakukan pergantian Kepsek berdasar pada pertimbangan kinerja. Tetapi yang menjadi prioritas saat ini adalah sekolah yang tidak memiliki kepsek.

"Kita segera melakukan pengangkatan jabatan sementara yang diambil dari tenaga pengawas pendidikan di tingkat kecamatan masing-masing untuk mengisi jabatan lowong tersebut," katanya.

Sekretaris Baperjakat Makassar Muh Kasim Wahab menuturkan, mutasi kepsek dilaksanakan atas perintah Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dengan tujuan efektivitas pembelajaran.

Berdasarkan perintah itu, pihaknya segera memerintahkan kepada Disdik untuk mengkaji dan melaporkan seluruh sekolah baik yang tidak memiliki Kepsek maupun sekolah yang dinilai berkinerja buruk.

"Segera dicarikan solusi penggantinya. Mutasi dilakukan atas perintah Wali Kota tidak ada muatan politik karena sudah waktunya. Rencana mutasi Oktober dan paling lambat November 2012," ungkap mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar itu. (T.KR-DF/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026