Logo Header Antaranews Makassar

Jumlah Penduduk Miskin di Maluku 338.890

Kamis, 3 Januari 2013 14:42 WIB
Image Print

Ambon (ANTARA News) - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Maluku hingga September 2012 tercatat sebanyak 338.890 orang (20,76 persen) atau mengalami penurunan sebanyak 17.520 orang dibanding September 2011 yang tercatat sebanyak 356.410 orang (22,45 persen).

"Itu berarti terjadi penurunan sebesar 14,2 persen selama 10 terakhir, karena pada tahun 2002 jumlah penduduk miskin di Maluku sebanyak 418.800 orang atau 43,78 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku, Edison Ritonga di Ambon, Jumat.

Dia mengakui, Pemprov Maluku bekerja keras untuk menurunkan angka kemiskinan selama 10 tahun terakhir melalui berbagai program pemberdayaan.

Menurutnya, jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode 2002 - 2004 berfluktuasi dari tahun ke tahun.

Pada periode 2002 - 2004 jumlah penduduk miskin di Maluku berkurang 21.200 orang, namun pada periode 2004 - 2006 penduduk miskin cenderung meningkat. Selanjutnya pada periode 2007 - 2012 kembali turun dari 404.700 orang menjadi 350.230 orang.

Selain itu, juga terjadi penurunan penduduk miskin dari 34,78 persen pada tahun 2002 menjadi 32,13 persen pada tahun 2004.

Tahun 2005 persentase penduduk miskin kembali bertambah menjadi 32,28 persen dan terus bertambah menjadi 33,03 persen pada tahunj 2006, kata Ritonga.

Kemudian pada Maret 2012 jumlahnya menurun menjadi 21,78 persen dan pada September 2012 turun menjadi 20,76 persen.

Menurutnya, selama periode September 2011 - September 2012 penduduk miskin di daerah pedesaan berkurang sebanyak 12.130 orang, sementara di daerah perkotaan berkurang sebanyak 5.390 orang.

"jika dilihat persentase penduduk miskin di daerah pedesaan masih cukup tinggi, yaitu sebesar 28,12 persen dibandingkan dengan perkotaan yang hanya sebesar 8,39 persen," ujarnya.

Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan, lanjutnya, jauh lebih besar dibandingkan komoditas bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Menurutnya, pada bulan September 2012 sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap Garis Kemiskinan (GK)sebesar 76,77 persen.

Sedangkan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) pada periode September 2011 - September 2012, menunjukan kecendurungan menurun.

Hal ini mengindikasikan bahwa rata - rata pengeluaran penduduk miskin, cenderung makin mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin mengecil. (T.KR-IVA/F002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026