Logo Header Antaranews Makassar

PAN Target Tujuh Kursi, PKB Empat

Minggu, 17 Februari 2013 20:59 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (Antara News) - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada pemilihan legislatif (caleg) 2014 mendatang mematok target tujuh kursi dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mematok empat kursi.

Target PAN pada pemilihan legislatif mendatang di sampaikan bendahara umum DPD Supriadi Ukkas di Bantaeng, Minggu.

Menurut Supriadi, sasaran tujuh kursi menjadi target maksimal pada pemilihan legislatif dari empat daerah pemilihan di Kabupaten Bantaeng.

Dari empat dapil tersebut, lanjutnya, ditargetkan mampu merebut tiga kursi pada pesta demokrasi lima tahunan ini. Hanya, kata Supriadi, daerah pemilihan empat yakni Tompobulu hanya di target dua kursi karena di dapil tersebut caleg hanya memperebutkan empat kursi. Saat ini partai berlambang matahari terbit ini memiliki empat wakil di DPRD Bantaeng.

Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam perolehan kursi pada pemilihan legislatif mendatang tidak mau ketinggalan. Partai yang memiliki dua wakil DPRD Bantaeng saat ini. Hal tersebut ditegaskan wakil ketua DPC PKB Andi Sabri sebab perolehan empat kursi tersebut realistis.

Oleh kerana itu, lanjutnya, DPC PKB Bantaeng terus mengkonsolidasikan diri menghadapi pemilu 2014 untuk mencapai target perolehan kursi yakni dengan membentuk tim pemenangan mulai dari tingkat Kabupaten sampai desa.

Selain menargetkan empat kursi di DPRD Bantaeng. Partai bentukan mantan Presiden Abdurahman Wahid ini, juga optimistis meraih satu kursi legislatif provinsi, "Insyah Allah kita loloskan satu wakil ke DPRD Provensi," katanya.

Konsolidasi partai terus berjalan, figur yang akan maju sebagai calon legislatif juga memiliki tingkat popularitas cukup bagus. PKB merekrut sejumlah calon yang kini masih menjadi anggota DPRD Bantaeng. Calon tersebut masing-masing Hj Nurhayati dapil Tompobulu, Ali Sujanto dari dapil Bissappu, Sinoa dan Uluere. Kedua anggota DPRD tersebut pindah kerena partainya tidak lolos verifikasi di KPU.
(Editor : Fredrich C Kuen)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026