
Pemprov Sulbar Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Daerah Perbatasan

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, berjanji akan tetap meningkatkan perhatian pelayanan kesehatan pada wilayah daerah perbatasan antara Kabupaten Mamuju Utara dan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah.
"Sengketa tapal batas antara Sulbar dan Sulteng yang ada di wilayah Desa Ngovi dan Desa Ambulava telah terbangun MoU terkait pelayanan pemerintah di daerah itu. Kedua pemerintah provinsi masing-masing bertanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya," kata Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Provinsi Sulbar, H.Khaeruddin Anas di Mamuju, Jumat.
Menurutnya, berdasarkan MoU yang ditandatangani kedua pemerintah provinsi maka peningkatan pelayanan kesehatan mutlak dilakukan kedua pemerintah provinsi tanpa melihat asal usul masyarakatnya.
"Intinya, pelayanan kesehatan tidak melihat identitas KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan semua warga yang bermukim bisa mendapatkan pelayanan yang sama walaupun saat ini terjadi dua versi pemerintahan desa di daerah itu," katanya.
Ia menyampaikan, saat ini pelayanan Jamkesmas bisa dilayani di RSUD Donggala maupun di RSUD Kabupaten Mamuju Utara.
Sebetulnya kata dia, bukan hanya daerah perbatasan Matra dan Donggala yang akan diberikan pelayanan kesehatan. Namun, semua daerah tanpa terkecuali wajib mendapatkan pelayanan kesehatan.
Hanya saja kata dia, wilayah perbatasan seperti kepulauan Balak-Balakang, Mamuju porsi anggarannya akan ditingkatkan lagi termasuk pada sektor pendidikan.
"Wilayah perbatasan harus kita berikan porsi perhatian yang memadai karena selama ini terkesan terlupakan. Ini yang harus dioptimalkan semua SKPD untuk memberikan perhatian besar khususnya menyangkut pelayanan dasar masyarakat bisa terpenuhi," katanya.
Editor : N Hayat
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
