Logo Header Antaranews Makassar

Nilai Tukar Petani Sulsel Diatas Nasional

Rabu, 1 Mei 2013 17:50 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Selatan pada April 2013 tercatat 107,86 atau di atas NTP nasional yang hanya 104,55.

"Pada April 2013 NTP Sulsel 107,86 atau mengalami kenaikan 0,03 persen dibandingkan pada posisi Maret 2013 yang tercatat 107,83. Kondisi NTP April 2013 itu juga melampaui NTP nasional," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Nursam Salam di Makassar, Rabu.

Menurut dia, nilai NTP pada posisi April 2013 tersebut menunjukkan indeks harga yang diterima petani lebih besar dibandingkan indeks harga yang dibayar petani.

Dia mengatakan, hal itu terjadi karena adanya dukungan daya beli petani yang cukup kuat, termasuk daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun biaya produksi di lapangan, masih dapat dijangkau oleh para petani.

"Semua itu disebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih besar diabndingkan dengan kenaikan indeks harga hasil yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian," katanya.

Hal itu dibenarkan salah seorang petani di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulsel Muhammad Anwar.

Dia mengatakan, sebagian petani di wilayah sudah mulai panen, sehingga harga gabah maupun beras yang dijual petani ke pihak penggilingan atau pedagang pengumpul, masih cukup tinggi.

"Harga akan berubah turun jika petani sudah panen raya, karena produksi sudah berlimpah," katanya.

Hal senada dikemukakan petani lainnya di Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulsel Sabaruddin.

Menurut dia, harga beras yang dijual ke pihak penggilingan atau mitra Bulog rata-rata Rp6.500 per kilogram. Namun pada saat panen raya dan produksi berlimpah, biasanya harga produksi beras petani hanya dibeli Rp6.000 per kg untuk kualitas medium.

Editor : Biqwanto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026