
Pegadaian Makassar memberangkatkan pemudik ke lima daerah

Makassar (ANTARA) - PT Pegadaian Kanwil VI Makassar memberangkatkan 215 jamaah ke lima titik atau kabupaten di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) menggunakan bus.
“Mudik gratis ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang kami selenggarakan dan sebagai bentuk kepedulian kami kepada para pelanggan yang akan melepas rindu dengan kembali ke kampung halaman masing-masing,” ujar Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, Edy Purwanto di Makassar, Selasa, saat melepas secara resmi jemaah yang menjadi nasabah PT Pegadaian.
Ada lima jalur pemberangkatan mudik yang dilaksanakan Pegadaian Kanwil Makassar, yakni tiga kabupaten dan kota di Sulsel yakni Kota Palopo, Mangkutana, Malili dan Selayar serta satu tujuan di Kota Mamuju, Sulbar.
Edy mengatakan, Program Mudik Gratis Bersama BUMN merupakan program Kementerian BUMN dalam rangka HUT ke-25 dan HUT Pegadaian ke-122.
Dikatakannya, program ini ditujukan untuk pelanggan aktif dan masyarakat umum dengan kuota seluruh Indonesia sebanyak 3.000 peserta sedangkan kuota Kanwil Makassar sebanyak 215 peserta.
“Program mudik gratis ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang ingin mudik dengan mudah dan untuk membantu mengurangi kemacetan lalu lintas,” ujarnya. “Kami berharap
Pegadaian dapat tumbuh dan berkembang sehingga dapat selalu melayani masyarakat lebih jauh lagi dengan menambah titik mudik agar semakin banyak masyarakat yang terbantu” lanjut Edy.
Peserta mudik merasa sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis dari Pegadaian. Selain mendapatkan kaos, topi dan Thumbler sebagai merchandise bagi peserta mudik, mereka juga diberikan menu buka puasa dan obat-obatan selama perjalanan mudik.
Peserta komuter gratis PT. Pegadaian Kanwil VI Makassar, Yahya mengaku sangat senang dengan fasilitas dari Pegadaian.
Ia merasa terbantu karena dana yang seharusnya digunakan untuk biaya transportasi bisa digunakan untuk kebutuhan lain.
“Alhamdulillah, tahun ini saya bisa merasakan mudik ke kampung halaman. Sejak pandemi kemarin, saya tidak pernah mudik. Ketika saya melihat program mudik dari pegadaian melalui media sosial, saya langsung mendaftar dan berhasil menjadi peserta mudik.” kata Yahya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
