Logo Header Antaranews Makassar

Peran Aktif Ulama Makassar Diharapkan Dalam Pembangunan

Kamis, 27 Juni 2013 20:18 WIB
Image Print
"Kami tidak bisa melepaskan peran ulama dalam pembangunan karena mereka juga bisa membentuk karakter sumber daya manusianya agar lebih bermoral dalam menjalankan visi misi Penkot Makassar menuju kota dunia berlandasakan kearifan lokal," ujarnya di Ma

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin meminta kepada seluruh ulama agar memberikan sumbangsinhnya dalam membangun kota sesuai dengan visi misi pemerintah yakni menjadikan Makassar sebagai kota dunia berlandaskan kearifan lokal,

"Kami tidak bisa melepaskan peran ulama dalam pembangunan karena mereka juga bisa membentuk karakter sumber daya manusianya agar lebih bermoral dalam menjalankan visi misi Penkot Makassar menuju kota dunia berlandasakan kearifan lokal," ujarnya di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan ada tiga masalah utama yang dihadapi kota Makassar hingga saat ini. Ketiga masalah tersebut yakni macet, penangan sampah dan banjir. Ketiga masalah ini dalam perencanaan akan selesai dalam masa sepuluh tahun ke depan. Sementara regulasi membatasi jabatan Kepala Daerah hanya dua peride saja atau 10 tahun saja.

"Andai masih bisa, Insya Allah permasalahan ini akan saya selesaikan. Namun meski demikian, saya dan segenap aparat Pemkot tetap berupaya semaksimal mungkin," kata Ilham saat sesi tanya jawab dengan para muballigh pada acara pertemuan mubaligh menyambut bulan suci Ramadhan 1434 Hijriyah/2013 Masehi di gedung Immim.

Menurutnya, Makassar kedepannya tidak lagi memikirkan bagaimana meletakkan dasar pembangunan ekonomi, tapi tinggal melanjutkan yang ada sekarang ini dengan menyelesaikan ketiga masalah di atas.

Ilham dalam kesempatan itu menjelaskan secara gamblang pembangunan kota Makassar dalam 10 tahun terakhir dimana dirinya ikut terlibat aktif dalam pembangunan serta merancang pembangunan lima tahun hingga 2020.

"Semoga pengganti saya dapat melanjutkan pembangunan kota serta manusianya karena jika hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan tanpa melihat pembangunan karakter manusianya juga tidak akan selaras," imbuhnya.

Disebutkannya, pembangunan yang ada sekarang semakin terasa maknanya bila disertai dengan pembangunan sumber daya berkualitas yang merupakan salah satu visi dari lima kebijakan pokok 2009-2014.

Disamping pengembangan tata ruang dan lingkungan, penguatan struktur ekonomi, desentralisasi penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bebas korupsi dan penegakan hukum asasi manusia.

Ilham menyebut peran para mubbaligh akan sangat menentukan dalam akselerasi pembangunan kota. Harapannya pesan yang disampaikan para muballigh khususnya pada bulan Ramdhan bersinergi dengan program pembangunan kota Makassar.

"Saya menitip harapan pada muballigh supaya menjadi motivator dan teladan, agar kita terhindar dari perpecahanmengingat situasi politik dewasa ini yang terkadang membenturkan kita satu sama lainnya," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir pula Ketua DPP IMMIM Drs.AGH. Ahmad Muhammad, Ketua majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar KH Dr Mustamin Arsyad dan Kepala Kementerian Agama Kota Makassar, Abd Wahid. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026