
Sekda harus Hasilkan Perubahan Meraih WTP

"Lakukan konsolidasi secara internal maupun eksternal secara berjenjang untuk menghasilkan kekuatan birokrasi, "kata Sarundajang.
Manado (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), DR. Sinyo H. Sarundajang menegaskan Sekertaris daerah (Sekda) harus mampu menggairahkan semangat kerja serta memberi daya ungkit untuk menghasilkan perubahan dan pembaharuan agar dapat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI.
Penegasan Gubernur dikatakan ketika melantik Sekda Kabupaten Minahasa Jefry Korengkeng, SH, dan Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Tahlis Gallang, SIP di Manado, Senin (8/7), sesuai SK Gubernur Sulut No.821.2/131.0/SK/112/2013 tanggal 5 Juli 2013.
Sesuai catatan Antara, Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Sinyo H Sarundajang telah meraih tiga kali WTP dari BPK-RI, yakni pertama WTP 2009, WTP 2010 dan WTP 2012, begitu juga Kota Bitung dibawah kepemimpinan Walikota Hanny Sondakh meraih WTP 2011 dan WTP 1012.
Pengumuman Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2012, Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Bolmong, Kabupaten Boltim, Kabupaten Bolsel, Kabupaten Sitaro, Kabupatan Minut memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), sedanghkan Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Talaud Tidak Wajar (TW).
Menurut Gubernur Sarundajang bahwa Sekda adalah motor penggerak organisasi dan filter dalam pelaksanaan tugas pemerintahan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam kerangka peningkatan kinerja, pembangunan dan pelayanan publik.
Sekda berkewajiban untuk membangun konstelasi struktur pemerintahan yang dinamis dan kondusif serta kembangkan budaya kerja maksimal bagi jajaran birokrat di masing-masing daerah, agar reformasi birokrasi berlangsung optimal demi terciptanya tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa. Kata Sarundajang.
GUbernur mengatakan kepercayaan yang diembankan dalam tanggungjawab jabatan ini dapat dijawab melalui kinerja dan etos kerja optimal, sehingga roda pemerintahan di daerah akan terus maju secara berkesinambungan. Dan teruslah bangun hubungan harmoni dalam organisasi pemerintahan pada semua tingkatan dan semua pemangku kepentingan.
"Lakukan konsolidasi secara internal maupun eksternal secara berjenjang untuk menghasilkan kekuatan birokrasi, "kata Sarundajang.
Hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil, Bupati Minahasa Jantje Sayouw, Wakil Bupati Minahasa, Ivan Sarundajang, Wakil Bupati Bolmong Selatan, Syamsul Bahri Badu, Sekda Provinsi Sulut, Siswa Rachmat Mokodongan dan para pejabat eselon II Pemprov. Sulut. M. Taufik
Pewarta : Jootje Kumajas
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
