Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Bagikan Rp2 Miliar Bagi Pengabdi Keagamaan

Rabu, 31 Juli 2013 15:00 WIB
Image Print
"Bantuan ini telah rutin diberikan tiap tahunnya, seperti tahun lalu kami juga menyiapkan dana bagi pengurus jenazah," ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kamaruddin Munde di Makassar, Rabu.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar mencairkan dan membagikan dana senilia Rp2 miliar lebih kepada 2.055 orang pengabdi keagamaan demi peningkatan kesejahteraannya.

"Bantuan ini telah rutin diberikan tiap tahunnya, seperti tahun lalu kami juga menyiapkan dana bagi pengurus jenazah," ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kamaruddin Munde di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan bahwa progranm tersebut untuk meberi motivasi bagi pengurus jenazah karena masyarakat banyak mengeluhkan kurangnya tenaga pengurus jenazah hingga akhirnya wali kota meminta langsung untuk dimasukkan dalam program tahun ini.

Penyerahan bantuan keagamaan itu dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Kota Agar Jaya di ruang pola Balai Kota. Jumlah penerima bantuan terdiri dari 700 imam rawatib, lebih dari 600 orang guru mengaji dan 650 pengurus/pemandi jenazah. Selain dana bagi pengurus, pemkot juga telah menyiapkan dana hibah bagi 105 mesjid di seluruh wilayah Kota Makassar.

Dana tersebut disalurkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kota. Tujuan dari pemberian bantuan ini, menurut Kamaruddin Munde, sebagai wujud perhatian dan silaturahim pemerintah dengan masyarakat khususnya bagi pengurus mesjid sekaligus sebagai motivasi bagi pengabdi bidang keagamaan untuk lebih meningkatkan semangat kerja.

Adapun jumlah dana yang diterima bervariasi pada masing-masing penerima, Imam rawatib dan Guru mengaji menerima dana sebesar Rp750 ribu dan pemandi jenazah menerima Rp 1,8 juta, sedangkan dana hibah untuk 105 mesjid, pemkot menyalurkan dana antara Rp5 juta - Rp50 juta bagi setiap mesjid.

Dalam kesempatan itu, Sekkot Agar Jaya yang mewakili Wali Kota Makassar meminta agar seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan dana bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Agar juga berpesan agar dana yang diberikan tidak dilihat dari jumlahnya namun dapat diukur dari keikhlasan dan perhatian yang diberikan pemerintah. Karena itu, dia meminta segenap pembina keagamaan ini untuk terus giat melakukan pembinaan dan peningkatan spiritual masyarakat.

"Kemajuan kota yang telah kami capai selama ini harus dibarengi dengan peningkatan kondisi spiritual masyarakat, peranan pembina keagamaan menjadi ujung tombak untuk tetap menjaga mental spiritual masyarakat. Marilah kita menjaga situasi dan kondisi Kota Makassar agar tetap kondusif sehingga seluruh program pembangunan yang telah diagendakan dapat berjalan dengan baik," ujar Agar.

Penyerahan bantuan ini akan berlangsung selama dua hari, 31 Juli - 1 Agustus dan dibagikan di tiga tempat yakni Ruang Pola, Kantor Kesra Balaikota dan di pelataran menara kantor Balaikota. Semua penerima bantuan diharapkan untuk membawa serta undangan yang telah disebar di seluruh mesjid yang ada di kota ini. Farochah



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026