
Kemendikbudristek lakukan visitasi pembukaan S3 Agribisnis Unismuh

Makassar (ANTARA) - Kelembagaan Kemendikbudristekdikti melakukan visitasi lapangan untuk pembukaan Prodi S3 Agribisnis di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis.
Rektor Unismuh Prof Ambo Asse, menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim Direktorat Kelembagaan Kemendikbudristekdikti atas kunjungannya ke Unismuh untuk mengevaluasi kesesuaian data dan dokumen yang telah dikirimkan dengan fakta di lapangan.
Prof Ambo berharap agar tim evaluator dapat memperoleh informasi yang diperlukan dalam evaluasi dokumen tersebut, sehingga Unismuh dapat memperoleh izin operasional untuk membuka Program Studi Doktor (S3) Agribisnis.
“Jika izin operasional telah diberikan, itu berarti Unismuh akan mengelola tiga program studi doktor (S3), yaitu Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam, Program Studi S3 Pendidikan, dan Program Studi S3 Agribisnis,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Ambo Asse juga melaporkan saat ini Unismuh telah membina 52 program studi, termasuk program Diploma, Sarjana (S1 , Magister (S2), dan program Doktor (S3). Jumlah mahasiswa yang terdaftar di Unismuh mencapai sekitar 18 ribu.
Henriette Minerva Weno, yang mewakili Direktorat Kelembagaan Kemendikbud Ristekdikti, menyampaikan terima kasih sekaligus memberikan selamat kepada Unismuh atas kelancaran visitasi ini. Ia berharap visitasi ini akan berjalan dengan baik.
Andi Walitakhri, yang mewakili LLDIKTI Wilayah IX, juga menyampaikan optimisme dalam visitasi ini, pengusulan Program Studi Doktor (S3) Agribisnis dapat memperoleh rekomendasi yang positif.
Sementara Tim evaluator Prof Dr Lily Warly, mengungkapkan telah mendengar presentasi dari Ketua Tim Penyusun Proposal Program Studi Doktor (S3) Agribisnis, Prof Ratna Tahir. Dalam presentasinya, Prof. Ratna menjelaskan mengenai kurikulum, SDM (Sumber Daya Manusia), penjaminan mutu, serta sarana dan prasarana.
Prof Lily menyampaikan bahwa tim evaluator akan melakukan verifikasi terkait dengan dokumen yang telah dikirimkan, untuk memastikan kesesuaiannya dengan fakta di lapangan.
Dalam diskusi, tim evaluator akan membahas masalah-masalah terkait kurikulum, termasuk kekhasan program studi yang diusulkan, SDM dosen, penjaminan mutu, serta sarana dan prasarana
Tim evaluator terdiri dari Prof Lily Warly, (Universitas Sriwijaya), Prof Dr Salengke MSc PhD (Universitas Hasanuddin), dan Prof Dr Hilda Zulkifli MSi DEA.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
