Logo Header Antaranews Makassar

Program Rp1 Miliar Per Kelurahan Untungkan Perempuan

Sabtu, 17 Agustus 2013 19:36 WIB
Image Print
"Realisasi dari program Rp1 miliar per kelurahan itu pasti diwujudkan apalagi pemerintahan yang sekarang dibawah kendali Ilham Arief Sirajuddin bersama Supomo Guntur itu sudah merealisasikan program Rp500 juta per kelurahan," ujar Juru bicara SuKa, Y

Makassar (ANTARA Sulsel) - Program dana bergulir berupa bantuan sebesar Rp1 miliar per kelurahan oleh pasangan kandidat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur-Kadir Halid (SuKa) menjanjikan keuntungan bagi kaum perempuan.

"Realisasi dari program Rp1 miliar per kelurahan itu pasti diwujudkan apalagi pemerintahan yang sekarang dibawah kendali Ilham Arief Sirajuddin bersama Supomo Guntur itu sudah merealisasikan program Rp500 juta per kelurahan," ujar Juru bicara SuKa, Yunaeda Husain di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan, sasaran dari program dana bergulir per kelurahan itu yakni peningkatan ekonomi masyarakat dan itu umumnya kaum perempuan jauh lebih banyak yang mengembangkan usaha kecil menengah seperti usaha rumahan, warung makan skala kecil.

"SuKa berkomitmen memberikan bantuan hingga 50 juta rupiah per KK (kepala keluarga), jika memang setelah disurvei layak mendapat bantuan seperti itu. Jumlah tersebut jauh lebih besar ketimbang hanya 10 juta rupiah per KK, sehingga memberi keleluasaan bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya," katanya.

Yunaeda melanjutkan, apapun program SuKa, selalu memasukkan pertimbangan keberpihakan pada masyarakat khususnya pihak perempuan, termasuk program dana bergulir tersebut.

Karena menurutnya, selama ini semua pihak mengetahui bahwa sebagian besar pendapatan perekonomian keluarga di Makassar, ditunjang oleh usaha yang dilakukan para ibu rumah tangga (IRT).

"Jadi, akan sangat disayangkan jika kaum perempuan tidak memanfaatkan bantuan ini dengan baik. Ini adalah kesempatan untuk membantu ekonomi keluarga," imbuhnya.

Ia menambahkan, dana bergulir yang diperuntukkan sebesar Rp1 miliar itu memang diperuntukkan untuk para ibu rumah tangga dan rata-rata usaha rumahan banyak dikelola oleh para ibu-ibu.

Dengan adanya program ini lanjut Yunaeda, SuKa berharap akan lahir banyak wirausahaan-wairausahaan baru dari kalangan perempuan karena dirinya yakin perempuan juga mampu berbuat banyak demi keluarganya.

"Ini adalah bentuk komitmen SuKa untuk perkembangan ekonomi keluarga, makanya ini harus dimaksimalkan dan menjadi perhatian bagi para kaum ibu rumah tangga," pungkas dia. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026