Logo Header Antaranews Makassar

LSI : Pasangan DIA Menang Satu Putaran

Rabu, 18 September 2013 20:40 WIB
Image Print
"Berdasarkan data yang masuk 100 persen pasangan Pomanto-Rizal memperoleh suara 30,62 persen dan diyakini menang satu putaran," kata Kepala Riset Citra Komunikasi PT LSI Chandra Hendarnoto di Makassar, Rabu.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Lembaga Lingkar PT Survei Indonesia (LSI) melansir perhitungan cepat (quick count) pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal MI, menang satu putaran.

"Berdasarkan data yang masuk 100 persen pasangan Pomanto-Rizal memperoleh suara 30,62 persen dan diyakini menang satu putaran," kata Kepala Riset Citra Komunikasi PT LSI Chandra Hendarnoto di Makassar, Rabu.

Dalam keterangan kepada wartawan di Hotel Grand Clarion Makassar pasangan ini yang didukung partai Demokrat dan PBB menang disejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di sejumlah titik Kota Makassar sesuai data yang masuk.

Sementara untuk posisi kedua ditempati pasangan Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah didukung Partai Persatuan Pembanguan dan Partai Amanat Nasional dengan suara 19,39 persen, diposisi ketiga pasangan Tamsil Linrung-Da`sad Latif didukung PKS- Hanura dengan suata 15,79 persen.

Sedangkan diposisi keempat pasangan Supomo Guntur-Kadir Halid diusung Partai Golkar hanya mampu mendapat 14,56 persen suara.

Diposisi lima pasangan Independen plus ini ditempati pasangan St Muhyina Muin-Syaiful Saleh dengan suara 9,19 persen. Selanjutnya pasangan Adil Patu-Isradi Zaenal diusung Partai PDK dengan 2,87 persen suara.

Pasangan Independen lainnya yakni pasangan Rusdin Abdullah-Idris Patarai dengan perolehan suara 4,62 persen disusul pasangan Apiyati Kamaluddin-Zulkifli Gani Ottoh didukung partai non parlemen 1,50 persen suara.

Pasangan Independen Erwin Kallo-Hasbi Ali hanya mampu mendapatkan 0,93 persen dan diposisi paling buncit pasangan Herman Handoko-Bafaddal 0,53 persen suara.

"Teknik Multistage Random Sampling dengan sampel 248 TPS. Sample tersebar secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih. Dan dipilih secara acak di Kota Makassar. Margin eror plus minus satu persen," sebut Chandra.

Peneliti Cikom PT LSI Muhammad Khotib menambahkan, dari jumlah pemilih 983.990 dan jumlah TPS sebanyak 2300 maka diambil sampel 248 RPS yang tersebar secara proporsional dan dipilih secara acak di kota Makassar.

"Hasil ini tidak berbeda jauh dengan hasil pengumuman resmi KPU Makassar. Kami lakukan survei berdasarkan ilmiam profesional dan independen," tandasnya. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026