
Unhas Wisuda 327 Pascasarjana

Makassar (ANTARA Sulsel) - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali mewisuda 327 lulusan pascasarjana.
Lulusan tersebut memadati gedung berlantai tiga di Kampus unhas Makassar, Sabtu, 277 diantaranya program magister, 17 doktor, dan 33 dokter spesialis.
Prestasi wisudawan membaik rata-rata mencapai IPK 3,63 pada program magister dan 3,76 pada program doktor. Begitu pula masa studi menjadi lebih cepat, mencapai 2 tahun 7 bulan untuk program magister, dan 3 tahun 3 bulan untuk program doktor. Sementara masa studi untuk pendidikan dokter spesialis menjadi rata-rata 4 tahun 11 bulan.
Untuk program profesi menghasilkan 229 wisudawan, terdiri dari 49 apoteker, 30 akuntan, 39 dokter gigi, 76 dokter, 1 ners, dan 34 physio.
Seperti pada wisuda sebelumnya, kali ini Unhas kembali meluluskan wisudawan terbaiknya untuk tahun akademik 2008/2009 sebanyak 7 orang lulusan terbaik program pascasarjana dan program profesi.
Rektor Unhas, Prof Dr dr Idrus A. Paturusi menguraikan tentang hakikat penelitian yang umumnya dilakukan oleh mahasiswa pada berbagai tingkatan disiplin ilmu, baik program magister maupun doktor, yang dalam perjalanannya terkadang menemui kesulitan ketika seorang peneliti mengakrabi objek penelitiannya sampai dapat menjelaskan masalah yang telah dirumuskan,
Dalam aktivitas penelitian pada umumnya, peneliti menempatkan diri sebagai bagian dari alam yang senantiasa bertindak sebagai pengamat, sedangkan alam raya ini beserta makhluk sosial yang menghuninya senantiasa diposisikan sebagai sesuatu yang diamati, Pengamat selalu berusaha mencari tahu berbagai tabir hubungan yang masih belum terungkap.
Hasil pengamatannya diakumulasi sebagai pengetahuan, baik yang dikategorikan sebagai pengetahuan inderawi maupun pengetahuan akaliah. ujarnya.
Tahun ini, program pascasarjana Unhas menerima mahasiswa baru sebanyak 800 mahasiswa program magister dari jumlah 1.054 pendaftar. 213 mahasiswa program doktor dari pendaftar sebanyak 454 orang.
Beasiswa Dikti disediakan bagi 200 mahasiswa program magister dan 130 mahasiswa program doktor.
Pada tahun sebelumnya (tahun akademik 2008-2009) program pascasarjana telah memperoleh hibah penelitian bagi mahasiswa program doktor senilai Rp3,09 miliar, yang dikompetisikan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan seminar proposal dan disetujui oleh promotor.
Sejumlah 95 mahasiswa menerima dana tersebut dengan nilai sekitar Rp25 juta sampai Rp50 juta, yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian melalui tanda tangan kontrak perjanjian dengan program pascasarjana bahwa laporan penelitian sudah harus diserahkan selambat-lambatnya 20 November 2009.
Selain beasiswa, Dikti juga memfasilitasi program Sandwich bagi mahasiswa program doktor pada tahun lalu yang masih berjalan hingga kini, dan terdaftar sebesar 74 calon penerima beasiswa telah menyerahkan dokumen untuk selanjutnya diteruskan ke Dikti.
Beasiswa Sandwich ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan berbagai kegiatan pilihan yang akan menunjang penyelesaian penelitian dan penulisan disertasinya, dengan masa empat bulan berada di universitas luar negeri yang menjadi tujuan pilihan.
Diantaranya, Griffith University, Australia sebanyak 42 orang, Saga University, Japan, sebanyak dua orang, University of the Philippines, Diliman, sebanyak tiga orang.
Utrecht University, Belanda, sebanyak 15 orang, Bremen University, Jerman, sebanyak empat orang, dan South Queensland University, Australia, sebanyak tiga orang.
Pada bidang pengendalian mutu program pascasarjana pada periode April-Juni 2009 telah melaksanakan Audit Surveillance Sistem Manajemen Mutu ISO 9001-2008 pada 1 - 2 Juni 2009.
Audit Mutu Akademik Internal terhadap program studi S2 dan S3 monodisiplin dan multidisiplin pada 1 - 10 juni 2009, serta Workshop Pelayanan Prima pada 20 - 21 Juni 2009.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
