
Pemprov Sulbar libatkan Unsulbar menekan ATS

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melibatkan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dalam menekan angka anak tidak sekolah (ATS) di daerah setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Mithar di Mamuju, Jumat mengatakan Pemprov Sulbar berupaya menyelesaikan lima masalah pembangunan yang dihadapi di Sulbar yaitu masalah pembangunan tersebut diantaranya kemiskinan ektsrim, angka penderita stunting, perkawinan anak usia dini dan inflasi serta ATS.
Menurut dia, Diknas Sulbar akan fokus dalam menyelesaikan ATS di Sulbar dengan melibatkan Unsulbar.
"Pemerintah Sulbar bersama dengan Rektor Unsulbar Prof Dr Muh Abdi, telah menandatangani kesepakatan kerjasama dalam menekan ATS di Sulbar," kayanya.
Ia menyampaikan, dengan kerjasama itu maka Unsulbar akan melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui kuliah kerja lapangan (KKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) agar mahasiswa dapat berperan menekan ATS.
Ia mengatakan, selain bekerjasama dengan Unsulbar, Diknas Sulbar juga memberdayakan semua potensi yang dimiliki seperti kepala sekolah dan guru yang ada pada SMA, SMK dan SLB yang telah dijadikan satuan tuga (Satgas) pengentasan ATS di Sulbar .
Berdasarkan data BPS sebanyak 48 ribu orang ATS di Sulbar atau sekitar 10,52 persen mengalami putus sekolah, sehingga menjadi permasalahan pembangunan yang dihadapi pemerintah di Sulbar.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
