Logo Header Antaranews Makassar

Ombudsman Siap Usut Layanan Publik Makassar

Selasa, 3 Desember 2013 19:20 WIB
Image Print
"Komisi Ombudsman ini belum terlalu banyak yang tahu di kalangan masyarakat bawah dan kita berharap semua masyarakat bawah mengetahui peran dan fungsi Ombudsman sehingga kontrol layanan akan lebih maksimal," jelasnya usai dilantik di ruang Pola Pemer

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ketua Komisioner Ombudsman Kota Makassar Khudri Arsyad yang diberi amanah untuk melakukan kontrol serta evaluasi pelayanan siap mengusut berbagai bentuk kejanggalan layanan publik di Kota Makassar.

"Komisi Ombudsman ini belum terlalu banyak yang tahu di kalangan masyarakat bawah dan kita berharap semua masyarakat bawah mengetahui peran dan fungsi Ombudsman sehingga kontrol layanan akan lebih maksimal," jelasnya usai dilantik di ruang Pola Pemerintah Kota Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, permasalahan layanan di Kota Makassar sampai saat ini masih banyak yang belum memuaskan masyarakat, padahal beberapa program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin-Supomo Guntur (IASmo) itu memanjakan masyarakat dengan program gratisnya tersebut.

Meskipun dirinya mengakui jika program yang dicanangkan oleh wali kota dan wakil wali kota itu sangat bersentuhan dan bersahabat dengan masyarakat, tetapi implementasi pada tingkat bawah juga masih diakuinya belum maksimal.

"Programnya itu sudah bagus, tetapi masih ada saja permasalahan layanan yang dihadapi masyarakat karena masih banyaknya oknum-oknum pegawai yang bekerja semaunya. Inilah pentingnya lembaga seperti Ombudsman, menjadi media pengontrol masyarakat," katanya.

Khudry Arsyad yang dilantik bersama Mantan anggota Panwaslu Sulsel Anwar Ilyas serta penggiat forum pemerhati perempuan Sulsel Rahmiwati Agustini akan bersama-sama turun langsung ke lapangan jika menerima laporan pengaduan masyarakat.

"Kedepannya, kami lebih mengutamakan dari pengaduan, monitoring dan investigasi pelayanan publik kota Makassar. Kami juga akan membangunan sinergi dengan media. Siapa yang dirugikan layanan publik, maka lapor ke kami," kata Khudri.

Hal serupa juga diungkapkan, Anwar Ilyas, Ombudsman adalah lembaga independen dan akan bekerja profesional mengusut masalah layanan publik di kota Makassar.

"Kami akan investigasi, mengawasi layanan publik, wali kota sekalipun, sepanjang itu memenuhi mekanisme aduan akan kita lakukan monitoring,"tambah mantan aktivis LBH Makassar ini.

Pelantikan dihadiri Tim seleksi Ombudsman Prof Aswanto yang juga dekan fakultas Hukum Unhas, komisioner Ombudsman RI, Ketua Panwas Makassar Amir Ilyas, Waki Wali Kota Makassar terpilih Syamsu Rizal, jajaran Polrestabes Makassar, dan sejumlah pejabat Pemkot Makassar. N Sunarto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026