Logo Header Antaranews Makassar

Baliho Capres Masih Terlihat di Ternate

Minggu, 5 Juli 2009 06:44 WIB
Image Print

Ternate (ANTARA Sulsel) - Pada masa tenang pemilu presiden (pilpres) yang mulai hari ini (5/7), di sejumlah lokasi di kota Ternate masih terlihat baliho dan spanduk capres/cawapres.

"Hari ini sudah memasuki masa tenang pilpres, tapi kok masih ada baliho dan spanduk capres/cawapres di sejumlah lokasi. Atribut seperti itu kan tidak boleh lagi terpasang di tempat umum dalam masa tenang," kata seorang warga Ternate, Rafiudin di Ternate, Minggu.

Pihak-pihak terkait di daerah ini, khususnya KPU, Panwaslu dan Pemkot seharusnya tidak membiarkan atribut capres/cawapres tersebut terpasang di tempat umum, begitu pula tim sukses capres/cawapres seharusnya segera menurunkan atribut itu.

Ketua KPU Kota Ternate, Abdullah Bandang mengatakan, pihaknya sejak awal telah menyampaikan kepada seluruh tim sukses capres/cawapres di daerah ini untuk menurunkan atribut capres/cawapres paling lambat hari Minggu ini.

Ia mengatakan, sesuai pemantauan KPU Kota Ternate, tim sukses capres/cawapres mulai menurunkan atribut kampanye masing-masing di berbagai lokasi di Kota Ternate sejak Minggu dinihar, namun karena banyaknya atribut kampanye, belum semuanya bisa diturunkan. "Kami berharap hari ini tidak ada lagi atribut kampanye capres/cawapres yang terlihat di Ternate," katanya.

Kordinator tim pemenangan capres/cawapres pasangan JK-Wiranto di Kota Ternate, Asgar Saleh mengatakan, pihaknya taat konstitusi oleh karena itu akan menurunkan semua atribut kampanye JK-Wiranto di Ternate hari ini.

Pengakuan serupa disampaikan tim pemenangan capres/cawapres pasangan Mega-Prabowo dan SBY-Boediono di Kota Ternate. Tim pemenangan kedua pasangan capres/cawapres itu telah mengerahkan anggotanya untuk menurunkan atribut kampanye yang ada di wilayah Ternate.

Ketua Panwaslu Malut Thalib Abas mengatakan, pihaknya telah meminta seluruh Panwaslu di Malut untuk memantau wilayah masing-masing dan jika masih menemukan ada atribut kampanye capres/cawapres yang terpasang segera kordinasikan dengan pihak terkait untuk menurunkannya.

Panwaslu Malut telah pula meminta kepada seluruh Panwaslu Kabupaten Kota kalau melihat ada tim sukses capres/cawapres yang memasang atribut capres/cawapres dalam masa tenang ini, segera merekomendasikannya ke Gakumdu untuk diproses secara hukum.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh tim sukses capres/cawapres taat kepada konstitusi. Dalam masa tenang ini jangan melakukan kegiatan yang dapat dikatergorikan sebagai kampanye karena Panwaslu tidak akan kompromi dalam pelanggaran pemilu seperti itu," kata Thalib Abas.

(T.L002/B013)