
Anies Baswedan Mengajar SD Sebelum Debat Konvensi

"Tugas orang terdidik adalah mendidik, kelas inspirasi ini adalah contoh bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kita semua, tanggung jawab orang terdidik," kata Anies seusai mengajar di SD Inpres Perumnas I, Makassar, Kamis.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat Anies Baswedan mengajar di SD Inpres Perumnas I, Makassar, sebelum mengikuti debat Konvensi Partai Demokrat.
"Tugas orang terdidik adalah mendidik, kelas inspirasi ini adalah contoh bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kita semua, tanggung jawab orang terdidik," kata Anies seusai mengajar di SD Inpres Perumnas I, Makassar, Rabu.
Menurut Capres konvensi termuda ini, mengajar SD dalam kegiatan Kelas Inspirasi Makassar merupakan suatu kebanggaan tersendiri.
Dia mengatakan, Kelas Inspirasi lahir karena keinginan kaum profesional untuk ikut tanggung jawab dalam pendidikan dengan cara menyebarkan inspirasi melalui mengajar selama satu hari.
Tak hanya Anies, dalam kegiatan Kelas Inspirasi di SD Perumnas 1 Makassar ada dua puluh orang yang mengajar.
Di depan siswa SD Inpres Perumnas I, mantan Ketua Komite Etik KPK ini sendiri memperkenalkan profesinya kepada puluhan siswa SD sebagai seorang rektor.
"Nama saya Anies Baswedan, pekerjaan saya rektor, rektor itu apa? Saya kepala sekolahnya universitas," ujar Anies.
Anies dalam Debat Capres Konvensi Partai Demokrat dijadwalkan akan beradu argumen dengan Gita Wirjawan, Irman Gusman, Marzuki Alie dan Pramono Edhie di Hotel Clarion, Makassar.
Debat konvensi yang ketujuh ini akan mengambil tema ekonomi dan hukum. Sedang Capres lainnya, akan melakukan debat pendapat pada sesi kedua Konvensi Partai Demokrat pada Kamis, malam.
Sementara itu Capres lainnya, Gita Wirjawan mengisi kegiatan dengan mengunjungi tokoh Muhammadiyah Sulsel, KH Jamaluddin Amin dikediamannya. Sedangkan Capres Dahlan Iskan dijadwalkan bertemu tokoh media dan tokoh masyarakat di PWI Cabang Sulsel. Agus Setiawan
Pewarta : Oleh Suriani Mappong
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
