Logo Header Antaranews Makassar

Dinkes Sulbar sosialisasikan program CKG ke seluruh pelosok

Jumat, 23 Mei 2025 22:38 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar drg Asran Masdy. ANTARA/HO-Dinas Kesehatan Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menyosialisasikan program cek kesehatan gratis (CKG) hingga ke seluruh pelosok di daerah itu.

"Dengan kolaborasi lintas sektor kami menyosialisasikan program CKG hingga ke daerah pelosok di Sulbar," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar drg Asran Masdy di Mamuju, Jumat.

Program pemeriksaan kesehatan gratis itu, kata dia, adalah tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

"Hal ini juga bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar," katanya.

Melalui program CKG, lanjut dia, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan ke puskesmas terdekat, bahkan dapat melakukan pendaftaran lebih awal melalui aplikasi Satu Sehat.

Program tersebut, kata Asran Masdy, sudah berjalan di enam kabupaten di Sulbar.

"Meskipun baru sekitar dua bulan berjalan, tercatat sudah 5.000 masyarakat Sulbar mengakses layanan CKG. Kami terus melakukan evaluasi apa saja yang kurang kemudian dikoordinasikan pemerintah pusat," jelasnya.

Salah satu kekurangan dalam memaksimalkan program CKG, tambah dia, adalah masih banyaknya wilayah di Sulbar yang belum terakses jaringan internet, khususnya di wilayah pelosok.

"Hal ini juga yang menjadi faktor sehingga program CKG belum banyak yang mengetahui. Sehingga, melalui koordinasi dengan lintas sektor, salah satunya dengan Tim Penggerak PKK, kami melakukan kolaborasi dalam menyosialisasikan program ini hingga ke desa-desa yang sulit terjangkau" jelas Asran Masdy.

Sementara untuk di wilayah yang belum terakses internet, Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar membekali petugas dengan alat komunikasi di setiap posyankes atau puskesmas sehingga lebih mudah diakses masyarakat.

"Jadi masyarakat bisa langsung ke posyankes, nanti petugas kami yang mendaftarkan melalui aplikasi Satu Sehat," kata Asran Masdy.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026