
Ratusan Pengendara di Ternate Terjaring Razia

"Ratusan kendaraan juga terjaring Operasi Zebra yang dilakukan di ruas jalan utama Kota Ternate dan rata-rata kendaraan yang terjaring, selain tidak memiliki kelengkapan kendaraan seperti pelat nomor dan kaca spion serta kelengkapan administrasi peng
Ternate (ANTARA Sulsel) - Memasuki hari kelima Operasi Zebra di Polres Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), ratusan kendaraan roda dua dan empat terjaring operasi yang digelar pada berbagai tempat di Kota Ternate.
"Ratusan kendaraan juga terjaring Operasi Zebra yang dilakukan di ruas jalan utama Kota Ternate dan rata-rata kendaraan yang terjaring, selain tidak memiliki kelengkapan kendaraan seperti pelat nomor dan kaca spion serta kelengkapan administrasi pengendara, kendaraan yang terjaring Operasi Zebra juga karena tidak mematuhi peraturan lalu lintas tentang helm bagi penumpang kendaraan roda dua," kata Dirlantas Polda Malut, Kombes Pol Harries Budiharto di Ternate, Minggu.
Terlihat puluhan Polisi Lalu Lintas berjaga-jaga di depan Bank Indonesia hingga perempatan samping kantor walikota Ternate.
Selain di jalan Yos Sudarso, Operasi Zebra yang digelar serentak di seluruh Indonesia itu, juga dilakukan di sejumlah tempat seperti di kawasan jalan Merdeka belakang benteng, ruas jalan depan taman Nukila, jalan raya Bastiong, jalan Jati lurus, jalan Mononutu serta kawasan-kawasan strategis lainnya.
Ia mengatakan, dalam operasi tersebut dilaksanakan dengan sasaran utama kendaraan bermotor roda dua, jadi sasaran utamanya adalah pengguna kendaraan bermotor khususnya roda dua yang tidak gunakan helm yang mana hal ini dapat mengakibatkan kecelakaan dengan fatalitas tinggi bahkan meninggal dunia.
Sedangkan untuk jumlah personel yang tergabung dalam pelaksanaan operasi tersebut yakni sebanyak 500 personel yang berasal dari Polda Malut dan polres-polres se-Provinsi Malut.
Menurutnya di Malut dalam kurun waktu satu tahun, telah terjadi lebih dari 400 kasus kecelakaan lalu lintas, yang menyebabkan 83 orang meninggal dunia, terutama pengendara bermotor yang tidak menggunakan helm.
Harries mengakui, Operasi Zebra tersebut dibagi dua operasi yakni operasi stasioner di tempat-tempat institusi kepolisian baik Polsek, Polres dan Polda, dan operasi mobile yang dilakukan pada situasi dan tempat yang padat pelanggaran, namun itu dilakukan tidak menetap.
Dalam Operasi Zebra itu tindakan hukum yang diambil polisi lalu lintas yakni dengan melakukan tilang. Operasi Zebra ini juga merupakan pemanasan dari cipta kondisi Operasi Lilin menjelang dan saat Natal dan Tahun Baru. F. Assegaf
Pewarta : Abdul Fatah
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
