Logo Header Antaranews Makassar

Retribusi Bandara Sumarorong Segera Dipungut

Rabu, 3 Desember 2014 09:27 WIB
Image Print
"Pada 2015 nanti retribusi dan PAD akan dimaksimalkan dengan memaksimalkan retribusi di bandara Sumarorong Kabupaten Mamasa," kata Kepala Bidang Rertibusi Dispenda Provinsi Sulbar, Tandri Ajeng Rasyid di Mamuju, Rabu.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) segera memungut retribusi di Bandara Sumarorong Kabupaten Mamasa untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) bersangkutan.

"Pada 2015 nanti retribusi dan PAD akan dimaksimalkan dengan memaksimalkan retribusi di bandara Sumarorong Kabupaten Mamasa," kata Kepala Bidang Rertibusi Dispenda Provinsi Sulbar, Tandri Ajeng Rasyid di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan, telah diturunkan tim untuk bekerja mengkaji potensi retribusi Bandara Sumarorong yang merupakan aset pemerintah di Sulbar.

Menurut dia, retribusi Bandara Sumarorong Mamasa dinyatakan layak untuk segera dipungut dan daerah ini akan mampu meningkatkan PAD.

Tandri Ajeng mengatakan, pihaknya memungut retribusi di Bandara Sumarorong karena telah difungsikan tahun ini melayani penerbangan dengan rute antara Mamasa - Mamuju dan Makassar Provinsi Sulsel selama dua kali dalam seminggu.

Landasan pacu bandara itu sepanjang 1.200 meter dengan lebar 30 meter dibangun menggunakan dana APBN pemerintah pusat.

Ia mengatakan, kondisi Bandara Sumarorong layak didarati pesawat ATR-72 berkapasitas penumpang 28 orang.

"Pemerintah akan terus mencari dana di pusat untuk membangun Bandara Sumarorong guna menumbuhkan ekonomi Kabupaten Mamasa dari sektor wisata. Mamasa telah ditetapkan sebagai destinasi atau tujuan wisata di Sulbar, sehingga dukungan pemerintah pusat sangat diharapkan," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026