
Sulsel Tetap Kirim TKI

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sulawesi Selatan tetap mengirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia meski Jakarta pekan lalu diguncang bom.
"Kita tetap menyalurkan TKI ke negara tetangga Malaysia untuk memenuhi kuota tahun ini sebanyak 2.500 orang yang akan dipekerjakan di perkebunan kelapa sawit," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel," Saleh Saggaf di Makassar, Minggu.
Hingga Juni lalu, TKI asal Sulsel yang dikirim ke Malaysia tercatat 1.800 orang dan saat ini dipersiapkan 300 orang untuk diberangkatkan melalui Perusahaan Pengerah TKI Sulsel (PPTKIS), sesuai prosedur dan aturan dari Badan Penyelamatan, Pemberangkatan dan Pemulangan TKI (BP3TKI).
Pemberangkatan TKI yang sudah dibekali keterampilan, kedisiplinan dan aturan-aturan yang harus dilaksanakan sebagai buruh perkebunan kelapa sawit, lanjutnya, dijadwalkan akhir bulan ini melalui Pelabuhan Parepare, Sulsel, sekitar 155 kilometer utara Makassar.
Jika pengiriman TKI sebanyak itu terealisasi, maka Sulsel sisa mempersiapkan 400 orang untuk memenuhi permintaan negara tetangga tersebut tahun ini sebanyak 2.500 orang, katanya seraya menyatakan, ledakan bom yang dilakukan jaringan teroris di Mega Kuningan Jakarta, bukan ganjalan bagi Sulsel untuk tidak melakukan aktivitas pengiriman TKI
ke Malaysia.
"Yang dilarang pemerintah adalah pengiriman Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Malaysia maupun ke negara-negara penerima TKW yang mempekerjakan sebagai pembantu rumah tangga (PRT) dan baby sister (pengasuh balita)," katanya dan menambahkan, Sulsel sudah mengirim 2.197 TKI/TKW ke sejumlah negara penerima.
Kalau pun aparat keamanan dari instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap penumpang kapal laut, termasuk calon TKI, menurut Saleh, itu wajar-wajar saja sebab petugas mencurigai masih ada kaki tangan jaringan teroris berkeliaran dan belum ditangkap.
"Wajar kalau polisi dan anggota keamanan lainnya memeriksa setiap calon penumpang kapal yang naik di Pelabuhan Parepare dan Makassar, termasuk memeriksa kendaraan roda empat dan pengendara sepeda motor yang menggunakan jalur darat," katanya.
Selain ke Malaysia, Sulsel sudah mengirim ratusan TKI dan TKW ke Jepang, Korea, Arab Saudi, Sudan dan Amerika untuk mengisi lowongan kerja yang dibutuhkan negara itu seperti perawat, pembantu rumah tangga (PRT), industri pabrik dan lainnya.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
