
PDIP Siapkan 11 Kadernya Jadi Balon Bupati

Makassar (ANTARA Sulsel) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan saat ini mempersiapkan 11 kader unggulannya menjadi bakal calon Bupati di 11 dari 24 kabupaten/kota di provinsi ini.
Balon Bupati yang dipersiapkan pada suksesi Kepala Daerah tersebut yang akan berlangsung 2009-2010, diputuskan dalam rapat pleno DPD-PDIP Sulsel, dipimpin Ketuanya, HZB Palaguna di Makassar, Senin.
Kader-kader PDIP Sulsel yang dipersiapkan maju di pilkada Bupati periode lima tahun mendatang antara lain Afrita Danduru Pasandek, SH (Toraja Utara), Drs Johanes Linting (Toraja, induk dari pemekaran Toraja Utara), Drs H. Yunus Baso. AB (Luwu), H. Husain Junaid, SH, MH (Soppeng), Drs H. Amir Madjid (Maros) dan Andi Rivai Saguni untuk kabupaten Bulukumba.
Balon Bupati lainnya yang diajukan masuk suksesi pilkada setempat untuk kabupaten Gowa, Pangkep dan Barru, kata Palaguna, orangnya sementara dievaluasi menyangkut kemampuan, wawasan maupun kepemimpinan yang akan dijalankan sesuai misi dan visi parpol berlambang kepala banteng moncong putih ini "mensejahterahkan rakyat kecil".
"Yang diajukan memiliki bobot dan kualitas yang tidak diragukan lagi untuk membawa daerah yang dimenanginya nanti lebih maju dari yang sekarang," ujarnya seraya menambahkan, pada pilkada Bupati di sembilan kabupaten tahun lalu, beberapa calon yang diusung parpol ini sukses menjadi Bupati di daerahnya.
Menurut Palaguna yang juga mantan Gubernur Sulsel dua periode ini (1983-1988 dan 1988-2003), mereka yang diusulkan ini diutamakan dari kader-kader PDIP Sulsel, namun tidak tertutup kemungkinan ada calon dari luar partai juga bisa diusung sepanjang misi dan visi yang diembannya harus pro rakyat kecil.
Rapat pleno DPD-PDIP Sulsel dengan agenda mempersiapkan balon Bupati pada 11 kabupaten/kota berlangsung cukup alot dihadiri unsur pimpinan, Sekretaris DPD-PDIP Sulsel, Rudi P.Goni, Ketua Bappilu Husain Junaid, SH dan Bendahara A. Anshari Mangkona.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
