
Pangdam VII Terima Panitia Muktamar Muhammadiyah

"Insya Allah akan diberikan secara gratis, bahkan kalau meminta prajurit untuk berpartisipasi aktif selama muktamar...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Panglima Daerah Militer (Pangdam) VII Wirabuana Mayor Jenderal TNI Bahtiar didampingi para asisten dan staf menerima Panitia Pelaksana Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Markas Kodam VII Wirabuana Makassar, Senin.
Mereka yang diterima masing -masing Ir.HM.Syaiful Saleh, M.Si,(Ketua Umum Panitia Pelaksana), HA. Iskandar Tompo, Dr.KH.Muh Alwi Uddin, M.Ag (Ketua PWM Sulsel ), Dra.Nurhayati Azis,M.Si, Hj. Misbahu, Ir.HM.Darwis Lantik,M.Si, Drs.Syamsuriadi P.Salenda, MA, Dr.H.Abd.Rahman Rahim, Dr.H.Mahmud Nuhung, Drs.HM. Husni Yunus,M.Pd, Ir. Andi Ilham, dan Ir.Nasrullah Rahim.
Pangdam mengatakan Kodam VII Wirabuana dan seluruh prajurit TNI akan mendukung pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah dan segala permintaan panitia pelaksana akan dipenuhi baik penggunaan Balai Kemanunggalan TNI, bus, mobil toilet, tenda bahkan peralatan dapur yang dimiliki.
"Insya Allah akan diberikan secara gratis, bahkan kalau meminta prajurit untuk berpartisipasi aktif selama muktamar akan kami berikan. Inilah bukti perhatian dalam mensukseskan Muktamar Muhammmadiyah yang akan dihadiri ribuan kader Muhammadiyah dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia," katanya.
Dia mengatakan Muhammadiyah merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia bahkan dunia tentu saja memiliki peran yang besar dalam menyatukan seluruh kekuatan bangsa apalagi dalam menjaga idelogi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45.
"Dalam muktamar ini Muhammadiyah diharapkan dapat melahirkan konsep yang sangat strategis dalam semua sektor baik pendidikan, ekonomi, ketahanan pangan, ketahanan nasional, dalam membangun mental bangsa yang spritual dan mandiri," katanya.
Ketua Umum Panitia pelaksana Muktamar ke-47 Muhammadiyah dan Aisyiyah Syaiful Saleh melaporkan bahwa acara ini akan di hadiri sekitar 6.000 peserta aktif.
"Pembukaan acara muktamar di Lapangan Karebosi akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan ditutup di ballroom Unismuh Makassar oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kala, dan di perkirakan akan hadir jutaan penggembira seluruh Indonesia," katanya.
Dia mengatakan seluruh peserta Muktamar Muhammmadiyah akan ditempatkan di hotel dan Diklat milik pemerintah, sedangkan peserta Aisyiyah ditempatkan di hotel sekitar Balai Kemanunggalan TNI dan rakyat, adapun para penggembira ditempatkan di Kabupaten Gowa, Makassar dan Maros.
"Muktamar ini merupakan muktamar pertama setelah Muhammadiyah berusia satu abad, dan tentu saja dalam perhelatan ini kemungkinan besar akan terjadi kejutan-kejutan, mulai dari program kerja maupun kepemimpinan Muhammadiyah periode 2015-2020 yang kemungkinan besar akan di isi kader-kader muda Muhammadiyah yang telah memiliki banyak pengalaman dalam dunia politik, pendidikan, ekonomi, serta pran serta mereka dalam pemikiran dunia," katanya.
Wakil Ketua Panitia Pelaksana yang juga mantan Ketua Alumni IPM Sulsel, Ir.HM. Darwis Lantik mengatakan tokoh-tokoh Muhammadiyah yang dipredidiksi akan masuk 13 formatur adalah Prof.Dr.H.Amin Abdullah, Dr.Najamuddin Ramli, Prof.Dr.Munir Mulkan, Dr.Abdul Mukti, Dr.Muh.Alwi Uddin, Drs.H.Dahlan Rais,M.Hum, Dr. Chaeruddin Basori, Dr. Chairil Anwar, Dr. Said Tuhuleley, Prof.Dr.Yunahar Ilyas, Dr.Haedar Nashir, Dr.Agung Danarto, dan Asep Purnama Bahtiar,S.Ag,M.Ag. Rolex Malaha
Pewarta : Agus Setiawan
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
