
Politeknik AUP beri penghormatan terakhir kepada Deden Maulana korban kecelakaan pesawat ATR

Jakarta (ANTARA) - Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Deden Maulana (43) pada Kamis.
Korban diketahui sebagai pegawai bidang pengelola barang milik daerah di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang turut menjadi penumpang pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) tersebut.
Peti jenazah diselimuti bendera Merah Putih dan diposisikan di tengah ruang auditorium.
Baca juga: Jenazah laki-laki korban pesawat ATR terindentifikasi bernama Deden Maulana
Baca juga: Kepala Basarnas segera serahkan kotak hitam pesawat ATR ke KNKT
Sejumlah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memenuhi ruangan tersebut diiringi lagu "Gugur Bunga" untuk mengenang.
Di sekeliling ruang auditorium tampak papan bunga berjejer menyampaikan duka cita kepada mendiang Deden Maulana.
Upacara persemayaman dimulai pukul 10.36 WIB sebagai tanda jasa kepada mendiang dengan diberikan pangkat anumerta.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Politeknik AUP beri penghormatan terakhir kepada Deden Maulana
Pewarta : Luthfia Miranda Putri
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
