
Pengurus PAC Demokrat Makassar Dibekali Pendidikan Politik

"Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para kader termasuk pengurus guna memenangkan Pemilu Legislatif 2019 mendatang," ujar Ketua DPD I Makassar Adi Rasyid Ali di Makassar, Rabu.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrat Makassar yang tersebar pada 14 kecamatan dibekali pelatihan politik kader sebagai bagian dari pendidikan politik serta konsolidasi pemenangan Pemilu.
"Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para kader termasuk pengurus guna memenangkan Pemilu Legislatif 2019 mendatang," ujar Ketua DPD I Makassar Adi Rasyid Ali di Makassar, Rabu.
Menurut dia, langkah strategis untuk memenangkan pemilu diperlukan strategi dan tentunya selalu mengelar pertemuan guna lebih mengkonsolidasikan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
"Pelatihan ini sebagai langkah awal dalam menyongsong pemilu 2019 dengan target Demokrat bisa memenangkan kembali pemilu seperti pada 2004 lalu," harapnya.
Wakil Ketua DPD I Demokrat Sulawesi Selatan, Syamu Rizal MI usai membuka pelatihan politik kader tersebut, menyatakan kader-kader yang disiapkan tentu militan dan terbaik.
"Pelatihan ini diharapkan keluaran kader akan lebih baik dari kemarin-kemarin dan bisa diandalkan," ucap Rizal disapa akrab Deng Ical itu.
Dirinya juga menyinggung tentang pembentukan institut Partai Demokrat dengan harapan agar pemimpin di masa mendatang punya sistem manajemen pemerintahan yang baik.
"Makanya kita siapkan memang kader terbaik dengan harapan mempunyai manejemen pemerintahan yang baik dan rakyat akan memilih dari partai mana pemimpin itu lahir," tambah Ketua PMI Makassar ini.
Dirinya menyebutkan Kongres, Musyawarah Nasional dan Musyawarah Daerah direncanakan digelar pada Maret 2015, termasuk menentukan arah kebijakan partai pro rakyat.
"Tahun ini selesai konsolidasinya supaya proses konsolidasi itu nantinya bisa mendukung program kerja pada 2016, 2017 dan pemilu 2019 insya Allah kita menang," ujarnya. FC Kuen
Pewarta : Darwin Faitr
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
