
Kemenag Sulsel: Masjid ramah pemudik melayani 52 ribu warga

Makassar (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan mendata sebanyak 52 ribu lebih pemudik berhasil dilayani di masjid selama arus mudik dan balik Lebaran melalui Program Masjid Ramah Pemudik.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar di Makassar, Kamis, menyampaikan program itu merupakan bentuk nyata pelayanan keagamaan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat. Melalui Program Masjid Ramah Pemudik, kami ingin memastikan para pemudik mendapatkan tempat istirahat yang nyaman, aman, dan tetap dapat menjalankan ibadah dengan baik selama perjalanan,” ujarnya.
Abdul Gaffar menyebut, Program Masjid Ramah Pemudik Tahun 2026 berdasarkan data rekapitulasi, sebanyak 517 masjid yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan berpartisipasi aktif dalam memberikan layanan kepada para pemudik.
Selama periode 11 hingga 29 Maret 2026, total pengunjung yang memanfaatkan fasilitas masjid ramah pemudik mencapai 52.382 orang.
"Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program yang tidak hanya menghadirkan kenyamanan beribadah, tetapi juga menyediakan tempat istirahat yang layak bagi para pelaku perjalanan mudik," katanya.
Abdul Gaffar menambahkan, tren kunjungan menunjukkan peningkatan signifikan pada pertengahan periode, yang menandakan puncak arus mudik dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim Kemasjidan pada Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel, H. Yunus Muin, menegaskan bahwa kesiapan masjid menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.
“Sejak awal kami mendorong pengurus masjid untuk menyiapkan fasilitas dasar seperti tempat istirahat, air bersih, hingga layanan kebersihan yang memadai. Alhamdulillah, masjid-masjid yang terlibat mampu memberikan pelayanan terbaik sehingga para pemudik merasa terbantu dan nyaman,” ungkapnya.
Ia juga menilai bahwa partisipasi aktif pengurus masjid menunjukkan meningkatnya kesadaran akan peran strategis masjid sebagai pusat pelayanan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
