
MTQ XXXIV Sulsel jadi syiar dan pemberdayaan ekonomi umat

Makassar (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ali Yafid mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat provinsi setempat di Kabupaten Maros harus berdampak luas seperti pemberdayaan ekonomi umat dan menjadi syiar Islam.
“Dari hasil pemantauan, kita melihat kesiapan sudah cukup matang. Ini menunjukkan keseriusan semua pihak untuk menyukseskan MTQ di Maros,” ujarnya saat melakukan pemantauan lokasi MTQ Sulsel di Maros, Jumat.
Ali Yafid menuturkan secara umum kesiapan pelaksanaan MTQ sudah berjalan dengan baik. Ia mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Maros, LPTQ, Pemprov Sulsel dan Kemenag Sulsel dalam menyiapkan ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Ia menegaskan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al Quran, tetapi juga memiliki makna strategis dalam membangun kehidupan umat.
“MTQ harus menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap Al Quran sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.
Ali Yafid juga memberi perhatian pada pelaksanaan pameran yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa MTQ juga memiliki dimensi ekonomi.
“Pameran UMKM ini sangat penting. Kita ingin MTQ tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan perputaran ekonomi selama pelaksanaan MTQ diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang ditunjuk tuan rumah.
Pelaksanaan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 April 2026. Kegiatan diawali dengan penerimaan kafilah dan registrasi ulang peserta (10/4), dilanjutkan malam taaruf serta pelantikan dewan hakim (11/4).
Upacara pembukaan digelar pada 12 April malam, sementara babak penyisihan berlangsung pada 13 hingga 16 April. Babak final dijadwalkan pada 17 April, ditutup secara resmi pada 18 April dan diakhiri dengan kepulangan kafilah pada 19 April 2026.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
