Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Gowa jaga kebersihan Lapangan Syekh Yusuf untuk kenyamanan warga

Senin, 13 April 2026 18:38 WIB
Image Print
Penampakan lintasan lari Lapangan Syekh Yusuf Discovery Gowa di saat beberapa warga bersiap untuk melakukan rutinitas olahraga, baik pagi, siang dan sore harinya di Gowa, Senin (13/4/2026). (ANTARA/Muh Hasanuddin

Gowa (ANTARA) - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Gowa, Muh Sahir, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik setelah beredarnya informasi viral terkait sampah yang berserakan di sekitar lintasan lari Lapangan Syekh Yusuf pada Minggu pagi.

"Kami mengakui ada kekurangan dalam penanganan khususnya mengenai kebersihan di bagian tertentu Lapangan Syekh Yusuf Discovery dan itu karena petugas kebersihan sedikit telat membersikannya," ujarnya kepada ANTARA, Senin.

Muh Sahir mengungkapkan bahwa sebanyak 56 pegawai tenaga kebersihan telah ditugaskan untuk menjaga kebersihan kawasan alun-alun kota, termasuk Lapangan Syekh Yusuf dan Stadion Kalegowa.

Namun, ia mengakui adanya keterlambatan petugas dalam melakukan pembersihan pada hari tersebut, sehingga sampah masih terlihat menumpuk saat pagi hari.

"Sampah yang berserakan itu merupakan sisa aktivitas pengunjung pada malam Minggu. Kawasan alun-alun kota memang tiap malam Minggu itu ramai dipadati masyarakat yang beraktivitas, termasuk banyaknya pelaku UMKM yang berjualan hingga larut malam," katanya.

Kondisi tersebut diperparah oleh masih adanya pengunjung yang membuang sampah sembarangan dikarenakan tingkat pemahaman dan tanggung jawab setiap orang berbeda-beda.

Muh Sahir yang baru sekitar sepekan menjabat sebagai Kadispora Gowa bertekad untuk melakukan pembenahan, khususnya dalam meningkatkan kenyamanan dan kebersihan seluruh fasilitas yang menjadi tanggung jawabnya.

Baca juga: Sampah berserakan di Lapangan Syeh Yusuf Gowa

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gowa Muh Sahir. (ANTARA/Muh Hasanuddin

Sebagai langkah awal, pihaknya telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dan langsung melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas kebersihan.

Ia juga menginstruksikan agar seluruh tenaga kebersihan lebih disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Untuk memastikan kebersihan tetap terjaga, khususnya di hari dengan tingkat kunjungan tinggi, Muh Sahir meminta seluruh petugas kebersihan untuk mulai bekerja lebih awal.

"Pada hari Minggu, petugas diwajibkan sudah berada di lokasi sejak pukul 06.00 WITA, sedangkan pada hari-hari lainnya dimulai pukul 06.30 WITA," tuturnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat mencegah terulangnya kejadian serupa serta menjaga kebersihan kawasan alun-alun kota tetap optimal.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan demi kenyamanan bersama.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026