
Perindo target menang di 11 pilkada Sulsel

"Kami memang partai baru, tetapi kami siap memberikan kontribusi...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sulawesi Selatan menargetkan kemenangan di 11 kabupaten pada pemilihan kepala daerah di Sulsel yang akan digelar serentak akhir tahun ini.
"Kami memang partai baru, tetapi kami siap memberikan kontribusi. Kami siap meraih kemenangan di pemilihan ini," ujar Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Sanusi Ramadhan di Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, target memenangkan pilkada di 11 kabupaten itu bukannya tanpa dasar karena besarnya animo masyarakat yang mendaftarkan diri pada partai baru ini.
Bahkan, sebagian pengurus yang sekarang ini sudah bergabung berasal dari kalangan partai politik lain dan mantan kepala daerah. Mereka yang bergabung diantaranya Andres Palino Popan yang juga mantan Wakil Bupati Kabupaten Toraja Utara.
"11 Kabupaten dan kota sudah kita deklarasikan Senin, kemarin. Selanjutnya pada bulan Mei, kami menargetkan 13 daerah lainnya sebagai pengurus," ucapnya.
Sementara, Sekretaris DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Hilal Syahrin menambahkan, meski Perindo merupakan partai baru, tetapi sudah ada instruksi dari DPP untuk turut serta ikut dalam pemilihan kepala daerah.
Tentunya, kader yang akan maju adalah kader yang memiliki potensi untuk menang. Tetapi lebih dulu dilakukan survei. Saat ini, Perindo ujar dia tengah mematangkan infrastruktur partai. Mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
"Bulan Mei nanti, kami targetkan 305 pengurus baru untuk diangkat pada tingkat desa/kelurahan. Pokoknya, pada bulan Mei, semuanya sudah rampung," jelasnya.
Menurut dia, adanya sejumlah tokoh dalam struktur masyarakat yang masuk sebagai pengurus partai menambah motivasi agar partai ini mampu bersaing dengan partai politik lainnya.
Adapun pengurus daerah yang telah terbentuk, diantaranya Kabupaten Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Bone, Sinjai, Bulukumba, dan Kota Parepare. FC Kuen
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
