
Pemkab Gowa perkuat MBG 3B mempercepat penurunan stunting

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terus memperkuat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B antara lain, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD guna mendukung percepatan penurunan stunting.
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin di Gowa, Jumat, mengatakan persoalan stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi menyangkut masa depan daerah dan kualitas generasi penerus bangsa.
"Dengan pemenuhan gizi yang cukup bagi anak-anak hari ini, kita sedang memastikan bahwa beberapa tahun ke depan Kabupaten Gowa memiliki sumber daya manusia berkualitas yang menjadi kekuatan utama daerah," ujarnya.
Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa, ia menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara nyata hingga menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, khususnya Pasal 47, yang mengatur penyaluran dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Ia menjelaskan, Kabupaten Gowa memiliki kekuatan kolaboratif melalui keberadaan TPK yang terdiri dari kader KB, kader PKK, dan bidan di lapangan.
"TPK bukan hanya pelaksana administratif, tetapi pendamping keluarga yang memahami kondisi riil masyarakat sampai tingkat dusun dan lingkungan," jelasnya.
Wabup Gowa juga meminta seluruh penyuluh KB, kepala unit pelaksana teknis (UPT), operator program, dan unsur lainnya memastikan pelaksanaan MBG 3B berjalan tepat sasaran, tepat waktu, tepat manfaat, serta memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi masyarakat.
Menurut Darmawangsyah, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi juga dari perubahan kondisi kesehatan ibu dan anak penerima manfaat.
"Ukuran keberhasilan kita bukan hanya angka distribusi, tetapi bagaimana ibu hamil memperoleh asupan gizi yang cukup, ibu menyusui memiliki ketahanan gizi yang baik, dan balita mendapatkan pemenuhan nutrisi optimal agar terhindar dari risiko stunting," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud mengatakan, rapat Bangga Kencana rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai forum evaluasi terhadap perkembangan program dan penyusunan langkah kerja ke depan.
Menurut Sofyan, evaluasi tersebut penting dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan efektif dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gowa.
"Angka stunting kita sudah mulai berada pada posisi 17 persen," ungkap Sofyan.
Melalui pelaksanaan Program MBG 3B, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap dapat memperkuat upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di Kabupaten Gowa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Gowa perkuat MBG 3B untuk percepat penurunan stunting
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
