
Lion Air jajaki potensi destinasi unggulan Sulsel

Makassar (ANTARA) - Maskapai Lion Air Group menjajaki potensi destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan dalam upaya mendongkrak jumlah penumpang atau wisatawan ke daerah itu.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro di Makassar, Jumat, mengatakan pihaknya terus berupaya mencari terobosan dan inovasi baru di tengah tantangan kenaikan harga tiket dan efisiensi anggaran.
"Tentunya kondisi saat ini menjadi tantangan tersendiri. Kami telah menyiapkan beberapa agenda sebagai bagian mengantisipasi," ujarnya saat berkunjung di Kantor LKBN ANTARA Biro Sulsel.
Dalam momentum tersebut, Danang fokus membahas potensi wisata dan event besar di Sulawesi Selatan di antaranya ajang F8 Pemkot Makassar, Malino Beaufitul, Lovely Desember Toraja, Takabonerate Kepulauan Selayar hingga pengembangan desa wisata di Sulsel.
Beberapa ajang tersebut dinilai memiliki potensi menarik wisatawan lokal hingga domestik dan menghidupkan dunia penerbangan.
"Kami juga menjajaki potensi untuk melayani paket umroh. Kami optimistis dapat melewati tantangan saat ini," ujarnya.
Sebelumnya, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai menyebutkan jumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, selama masa Lebaran atau periode 13 hingga 29 Maret 2026 mencapai 566.552 orang atau tumbuh 14,5 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Dia mengatakan, dari total trafik tersebut, penerbangan domestik masih mendominasi dengan 548.907 penumpang dan 4.147 pergerakan pesawat, sementara penerbangan internasional tercatat sebanyak 17.645 penumpang dengan 99 pergerakan pesawat.
Menurut Minggus, peningkatan jumlah penumpang turut didukung oleh pengoperasian 101 penerbangan tambahan (extra flight) guna mengakomodasi lonjakan kebutuhan perjalanan masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran.
Adapun rute dengan trafik tertinggi selama periode angkutan Lebaran didominasi oleh tujuan Jakarta, Surabaya, dan Kendari yang menjadi pilihan utama masyarakat.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
