Logo Header Antaranews Makassar

Terjadi 31 kali gempa susulan di NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 17:57 WIB
Image Print
Petugas melihat kondisi bangunan Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang rusak akibat gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka melaporkan terdapat tiga korban jiwa dari ambruknya gedung ruang tunggu pelabuhan yang diguncang gempa bumi magnitudo (M) 7,7 tersebut. ANTARA FOTO/Gregorio J Gilbert/sth/nz

Jakarta (ANTARA) - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa terjadi 31 kali gempa susulan pada Sabtu, pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

"Dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memberikan informasi bahwa sampai pukul 15.00 hari ini sudah terjadi 31 kali gempa susulan," kata Suharyanto dalam konferensi pers daring di Jakarta, Sabtu.

Dari 31 kali gempa susulan itu, ada empat yang tercatat memiliki magnitudo cukup besar.

"Yang pertama, gempa susulan yang cukup besar magnitudonya 6,2, pada pukul 05.13, hampir sama dengan gempa yang pertama, di kedalaman 10 km dan tetap berada di laut," kata dia.

Gempa susulan kedua, bermagnitudo 5,5, pukul 05.13 lewat 53 detik, dengan kedalaman 10 km di bawah laut.

Yang ketiga, gempa dengan kekuatan magnitudo 6,2 di kedalaman 10 km di bawah laut.

Gempa susulan yang ke-4 dengan magnitudo 5,6 pada pukul 05.37.


Berita selengkapnya : BNPB: Pascagempa M 7,7 di NTT, terjadi 31 kali gempa susulan



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026