Logo Header Antaranews Makassar

Unhas tingkatkan kapasitas auditor internal berbasis ISO

Selasa, 8 September 2026 09:49 WIB
Image Print
Suasana kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas auditor internal berbasis International Organization for Standardization (ISO) di Unhas Tamalanrea, Makassar. (ANTARA/HO-Unhas)

Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan budaya perbaikan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas auditor atau pemeriksa internal berbasis International Organization for Standardization (ISO).

Pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melaksanakan audit internal secara sistematis, objektif, dan berbasis risiko.

Sekretaris Universitas Hasanuddin Prof Dr Amiruddin dalam keterangannya di Makassar, Selasa, menekankan bahwa kapasitas auditor internal perlu diperkuat seiring dengan upaya membangun tata kelola universitas yang tertib, terukur, dan berbasis risiko.

"Audit internal memberikan gambaran objektif terhadap kondisi organisasi, mengidentifikasi risiko, dan menemukan ruang perbaikan. Karena itu, auditor perlu memiliki kompetensi dan pemahaman yang sama mengenai standar serta prinsip audit yang digunakan,” jelasnya.

Menurut Prof Amir, auditor internal memiliki peran penting dalam memastikan proses kerja di lingkungan Unhas berjalan sesuai standar, ketentuan, dan sasaran yang telah ditetapkan.

Hasil pemeriksaan juga perlu ditempatkan sebagai bagian dari evaluasi untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan efektivitas organisasi.

“Kita ingin hasil audit memberikan manfaat nyata bagi organisasi. Temuan audit harus dapat ditindaklanjuti dan digunakan untuk memperbaiki proses kerja, sehingga kualitas tata kelola dan kinerja Unhas terus meningkat secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara Wasis Swo Leksana MM dari Sakti Indonesia, lembaga sertifikasi ISO dalam materinya menjelaskan bahwa program audit merupakan pengaturan untuk serangkaian satu atau lebih audit yang direncanakan dalam periode tertentu dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Pengelolaannya mencakup penyusunan jadwal audit, penentuan tujuan, ruang lingkup dan kriteria audit, penugasan tim, hingga penetapan metode audit.

"Pemahaman terhadap program audit diperlukan agar pemeriksaan berlangsung terencana dan memiliki arah yang jelas. Setiap audit perlu memiliki tujuan dan ruang lingkup yang terukur sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran objektif mengenai proses dan sistem yang diperiksa," kata Wasis.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026