
Pasar Lambocca jadi percontohan pasar sejahtera

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Pasar tradisional modern Lambocca Kabupaten Bantaeng terpilih menjadi Pasar Percontohan Program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat) oleh Kementerian Kesehatan RI, Jumat.
Pemilihan ini didasarkan kondisi pasar yang dilengkapi los basar namun tetap terawat. Pasar yang berlokasi di Desa Biangkeke, Kecamatan Pa'jukukang diresmikan tahun 2012 oleh Menteri Perdagangan RI Gira Wirjawan.
Pengamatan yang dilakukan menunjukkan, los basah yang sering menjadi biang joroknya pasar, ternyata telah ditunjang sanitasi yang baik sehingga air yang berada di atas meja akan langsung mengalir ke dalam pipa saluran di atasnya menuju saluran di sisi kiri dan kanan los tersebut.
Dengan demikian akan memudahkan proses pembersihan meja los. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan bersarangnya berbagai macam sumber penyakit yang bisa mengganggu kesehatan.
Acara penyerahan gelar Pasar Sejahtera tersebut dirangkaikan Festival Pasar Rakyat yang diprakarsai Yayasan Danamon Peduli.
Festival itu disaksikan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Ekowati Rahajeng.
Selain itu, hadir pula Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Sri Agustina, Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi dan Regional Corporate Officer Danamon Wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua Dalman Mangiri.
Sejumlah pejabat daerah seperti Wakil Bupati H Muhammad Yasin, Ketua GOW Kabupaten Bantaeng Hj Aisyah Yasin, para pimpinan SKPD lingkup Pemda Kabupaten Bantaeng, sejumlah komunitas antara lain Kompasiana yang diwakili Marcom Executive Dieki Setiawan, Kelanarasa dan Pilot.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan berbagai lomba diantaranya, lomba masak dan Adu Melukis Tong Sampah. Lomba Memasak yang pesertanya dari kalangan Pedagang Pasar itu dinilai oleh Chef profesional dari Jakarta dan Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng Hj Liestiaty F Nurdin.
Sementara Adu Melukis Tong Sampah diikuti para siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Bantaeng. Selain itu, dimeriahkan pula dengan hadirnya komunitas pedagang batu akik pada Bazar UMKM.
Produk ini menyentuh semua kalangan konsumen. Dijual mulai harga Rp 150 ribu,- dan sempat membuat heboh para pengunjung pasar dengan terjualnya sebuah batu akik seharga Rp 23 juta.
Pada kesempatan yang sama, digelar pula Kampanye Radio, Pembuatan Lubang Biopori, Demo Memasak dan Panggung Hiburan serta sesi Talk Show bertajuk Accarita Santai dengan teman Menghidupkan Pasar Rakyat dengan Kreativitas.
Acara ini menghadirkan HM Nurdin Abdullah sebagai pembicara utama dan memberi kesempatan berdialog langsung kepada masyarakat. Agus Setiawan
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
