Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur: Jangan dramatisir pilkada

Kamis, 3 September 2015 03:48 WIB
Image Print
Syahrul Yasin Limpo (FOTO/Pemprov Sulsel)
"Saya berharap jangan ada yang mendramatisir (Pilkada), ini biasa-biasa saja kok...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo meminta semua pihak untuk tidak mendramatisir proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Saya berharap jangan ada yang mendramatisir (Pilkada), ini biasa-biasa saja kok, jangan terlalu tegang. Sekarang ini yang penting adalah bagaimana kita mampu memberikan penekanan sejak awal, jaga jangan sampai aturan-aturan dilanggar," kata Gubernur Syahrul seusai menyaksikan serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat lama A Idris Syukur ke Caretaker Bupati Barru HM Yamin di Kabupaten Barru, Rabu.

Ia menegaskan ada tiga hal yang ia tekankan agar dapat dijaga oleh para pejabat Caretaker dalam proses Pilkada mendatang, yaitu kedamaian, ketentraman dan keteraturan.

"Para kandidat yang bersaing juga harus tetap sesuai dengan adat dan budaya, sehingga silaturahmi tetap terjalin dan tidak ada kontraksi berlebihan," ujarnya.

Sebelum menyaksikan sertijab di Kabupaten Barru, Gubernur juga menyaksikan sertijab antara Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid Batara dengan Caretaker Bupati Pangkep Ruslan Abu, dan sertijab di Kabupaten Maros yang dilakukan antara pejabat lama Hatta Rahman ke penjabat Bupati Maros A Herry Iskandar.

Gubernur mengatakan, serah terima jabatan ini adalah penyaksian bahwa administrasi sudah dipertanggungjawabkan dan diserahkan.

"Selanjutnya administrasi yang telah diserahkan ini akan dilakukan post audit oleh Pejabat Caretaker Bupati," terangnya.

Proses sertijab ini, kata Gubernur, tidak terlepas dari proses pelantikan para pejabat Caretaker yang telah dilakukan sebelumnya.

"Dengan demikian kita berharap, seluruh fungsi, tangung jawab, dan peranan pemerintah berlangsung apa adanya, tidak perlu ada yang terhenti karena adanya peralihan kepemimpinan, sampai akhirnya ada pemimpin baru dari hasil Pilkada," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026