
BBM Langka di Bantaeng dan Jeneponto

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sudah tiga hari terakhir ini, bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, langka. Kondisi yang sama juga terjadi di Kabupaten Jeneponto.
Pemantauan sepanjang jalan poros Bantaeng-Makassar yang melewati Kabupaten Jeneponto, Sabtu, SPBU di Kabupaten Bantaeng sepi sejak tiga hari terakhir.
Kondisi tersebut menyulitkan pemilik kendaraan. Beberapa kendaraan roda empat maupun roda dua kecewa saat mendatangi SPBU di daerah tersebut.
Meski terjadi kekosongan di SPBU, namun di pinggir jalan (botolan) tetap tersedia dengan harga Rp5.000/botol (isi satu liter).
Di Kabupaten Jeneponto, kelangkaan BBM terjadi sejak seminggu terakhir. Dari tiga SPBU di Jeneponto. Terlihat hanya satu SPBU yang dapat memberi pelayanan, sehingga berakibat terjadi antrian kendaraan yang panjang.
Menurut petugas SPBU di Butta Turatea Jeneponto, Iskandar, kesulitan BBM yang sudah berlangsung seminggu ini menyulitkan pengendara maupun petugas SPBU.
Pihaknya belum mendapat penjelasan penyebab terjadinya kelangkaan tersebut. Dalam dua hari terakhir, katanya, Pertamina hanya bisa memasok setengah dari jumlah yang dipesan.
"Dari 16.000 kiloliter yang dipesan tiap hari, Pertamina hanya memberi 8.000 kiloliter," ucapnya, sehingga terjadi antrian panjang setiap hari.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
