Logo Header Antaranews Makassar

BNK Makassar uji urine 120 calon kepsek

Senin, 15 Februari 2016 20:13 WIB
Image Print
Petugas BNK Makassar menunjukkan sampel urine Calon Kepala Sekolah untuk diuji narkoba di Balai Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/2). (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Urine peserta gelombang pertama berjumlah 120 orang diperiksa mengunakan alat strip 6...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Badan Narkotika Kota (BNK) Makassar melakukan uji urine terhadap 120 Calon Kepala Sekolah sebagai bagian dari tes Narkoba dalam program lelang jabatan.

"Urine peserta gelombang pertama berjumlah 120 orang diperiksa mengunakan alat strip 6. Alat ini akan mendeteksi apakah positif atau negatif," kata Sekertaris BNK Makassar Ahdi Abidin Malik disela pemeriksaan di Balai Kota Makassar, Senin.

Menurut dia, pemeriksaan urine peserta bisa segera diketahui apakah positif menggunakan narkotika atau tidak, mengingat alat yang digunakan bisa mendeteksi meskipun satu minggu pascapemakaian narkoba akan ketahuan.

"Selain Strip 6 juga dicampurkan bahan kimia untuk mempercepat reaksi di jarum penanda strip. Apabila merah maka dipastikan positif. Sejauh ini belum ada yang terdeteksi," katanya.

Ia menyebutkan pihaknya akan melakukan tes urine narkoba lanjutan selama tiga hari ke depan karena diketahui peserta yang ikut lelang jabatan lolos tes kompetensi dan administrasi berjumlah 435 orang Calon Kepsek.

"Semua calon akan dites tidak terkecuali dan tes ini akan menentukan kelulusan mereka. Bila memang terindikasi menyalagunakan narkoba maka akan dicatat selanjutnya disampaikan hasilnya kepada Wali Kota Makassar selanjutnya diputuskan," ujarnya.

Tujuan dari pemeriksaan urine narkotika itu, kata dia, merupakan syarat utama serta meminimalisir adanya pimpinan sekolah pengguna narkoba, bahkan sesuai arahan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto agar pejabatnya bersih dari obat terlarang.

"Sesuai arahan Wali Kota tes ini harus diikuti seluruh calon, bila salah satu peserta tidak ikut dalam tes ini maka jelas digugurkan," tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 435 Calon Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA di Kota Makassar yang dinyatakan lolos tes administrasi akan menjalani tes kesehatan dan tes Narkoba mulai 15-23 Februari 2016.

Peserta dibagi menjadi delapan kelompok sesuai nomor urut. Satu kelompok ada 54 orang peserta, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Alimuddin.

Menurut dia tes ini sebagai syarat untuk nantinya diberikan nilai, apakah lulus atau tidak tergantung hasilnya nanti. Untuk tes kesehatan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daya, sedangkan tes narkoba dilakukan tim Badan Narkotika Kota (BNK) di gedung Balai Kota.

Mengenai jumlahnya peserta terbanyak, Alimuddin menyebutkan, Cakepsek dari Sekolah Dasar (SD) terbanyak berjumlah 365 orang kemudian Sekolah Menengah Pertama (SMP) 39 orang, Sekolah Menengah Atas (SMA) 22 orang, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ada sembilan orang.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026