Logo Header Antaranews Makassar

BPS : Pelaku usaha harus beri data riil

Senin, 21 Maret 2016 14:02 WIB
Image Print
Kami berharap semua pelaku usaha memberikan data riil berdasarkan fakta sesuai kondisi usaha mereka masing-masing," kata Nursam Salam usai Apel Siaga Sensus Ekonomi 2016 di Makassar, Senin.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Nursam Salam menghimbau para pelaku usaha untuk memberikan data riil pada petugas pencacah Sensus Ekonomi 2016.

"Kami berharap semua pelaku usaha memberikan data riil berdasarkan fakta sesuai kondisi usaha mereka masing-masing," kata Nursam Salam usai Apel Siaga Sensus Ekonomi 2016 di Makassar, Senin.

Data yang riil penting agar data yang diperoleh dalam Sensus Ekonomi ini adalah data yang berkualitas sehingga perencanaan pembangunan perekonomian bangsa ke depan dapat lebih akurat.

"Perencanaan yang akurat hanya dapat diperoleh dari data yang akurat," ucapnya.

Nursam menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi ini memiliki peran yang strategis dalam perencanaan perekonomian bangsa ke depan, khususnya terkait meningkatkan kualitas daya saing bangsa dan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Basis data yang valid, kata dia, akan mendukung dalam menghasilkan perencanaan perekonomian yang baik.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meminta agar petugas sensus ekonomi profesional dalam bekerja.Pasalnya, hasil sensus ekonomi tersebut sangat strategis untuk kebijakan pemerintah ke depannya.

"Tidak lama lagi, kira-kira enam minggu ke depan, kita akan memasuki tahap paling penting Sensus Ekonomi 2016, yaitu pencacahan lapangan. Tidak ada waktu untuk bersantai-santai," kata Syahrul dalam sambutannya, pada Apel Siaga Sensus Ekonomi 2016, di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur, Senin (21/3).

Syahrul menuturkan, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2016 ini sangat penting dan bermanfaat, bukan hanya bagi pemerintah atau pelaku usaha, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat.

Data Sensus Ekonomi 2016 ini juga dapat memotret daya saing bisnis di Indonesia dan menentukan posisi perekonomian Indonesia diantara negara-negara di kawasan regional maupun internasional.

"Hal ini menjadi penting mengingat bahwa saat ini Indonesia telah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang sudah barang tentu harus diantisipasi dan disikapi secara cermat dan cerdas. Dalam konteks ini, data Sensus Ekonomi 2016 menjadi sangat strategis dan krusial," kata gubernur.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026